Minggu, 18 Oktober 2015

Gaya

A.GAYA DAN GERAK BENDA

Hubungan antara Gaya dan Gerak. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Gaya dapat menimbulkan perubahan gerak atau perubahan kecepatan. Meja yang didorong dapat bergerak karena mendapat gaya dorong.  Jadi adanya gaya mempengaruhi gerak suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya gaya disebut dinamometer, satuannya adalah newton (N). Gaya dapat mempengaruhi keadaan suatu benda, antara lain gaya dapat menyebabkan :

  1. Benda diam menjadi bergerak. Misalnya saat mendorong mobil mogok, mendorong meja, menarik gerobak pasir, menendang bola, tarik tambang.
  2. Benda bergerak menjadi diam. Pada saat naik sepeda, ketika mengerem sepeda menjadi lambat dan akhirnya berhenti. Berarti gaya dapat menyebabkan benda bergerak menjadi diam
  3. Perubahan bentuk benda. Contoh pada saat terjadi tabrakan mobil, mobil bisa menjadi berubah bentuknya karena gaya yang diberikan pada benda melebihi kekuatan bahan benda yang bertabrakan. Contoh lain adalah saat menggunakan lilin mainan (plastisin).
  4. Perubahan arah gerak benda. Contoh pada saat pemain bola menyudul bola, bola berubah arah karena gaya yang diberikan pada bola.

Macam-macam Gaya

  1. Gaya pegas adalah gaya yang terjadi akibat tarikan atau dorongan terhadap benda yang elastis. 
  2. Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya aliran listrik. 
  3. Gaya Gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik bumi. Jika kita melempar benda ke atas maka kecepatan jatuh benda tersebut akan lebih cepat jika mendekati bumi karena pengaruh gaya gravitasi bumi.
  4. Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya tarikan magnet terhadap benda-benda yang terbuat dari logam.
  5. Gaya gesek adalah gaya yang terjadi akibat dua permukaan benda yang saling bergesekan. Semakin halus permukaan, semakin kecil gaya geseknya dan sebaliknya semakin kasar permukaan, gaya geseknya semakin besar.

Pembuktian bahwa gaya mempengaruhi gerak benda dapat kita lakukan melalui model jungkat-jungkit, katapel, dan traktor pegas.

1. Jungkat-jungkit
Jungkat-jungkit adalah sebuah permainan di mana papan panjang dan sempit berporos di tengah, sehingga di saat salah satu ujungnya bergerak naik maka ujung yang lain bergerak turun. Jungkat-jungkit mempunyai tiga bagian penting yaitu titik tumpu, kuasa, dan beban. Titik tumpu terletak di bagian tengah. Bagian tengah tersebut berada di antara beban dan kuasa. Beban terletak di ujung papan pengungkit. Beban dapat berupa benda atau orang yang akan diangkat. Adapun kuasa ialah gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Gaya ini terletak di ujung yang berlawanan dengan beban.

Gerak jungkat-jungkit dipengaruhi oleh:
- berat beban,
- berat kuasa,
- jarak beban ke titik tumpu, dan
- jarak kuasa ke titik tumpu.

Jungkat-jungkit akan imbang jika besarnya gaya pada kedua sisinya (beban dan kuasa) sama besar. Jadi agar seimbang, jungkat-jungkit tersebut diberikan tekanan dengan kekuatan yang sama. Apabila beban dan kuasa memiliki tekanan yang berbeda, misal beban memiliki tekanan yang lebih besar. Untuk membuat jungkat-jungkit dalam keadaan imbang dapat dilakukan dengan menggeser kedudukan kuasa menjauhi titik tumpu. Sebaliknya jika kuasa memiliki tekanan lebih besar, agar jungkat-jungkit dalam keadaan imbang dapat dilakukan dengan menggeser kedudukan beban menjauhi titik tumpu.

Benda mempunyai berat karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Dengan demikian, berat juga termasuk gaya. Besar beban dan kuasa pada jungkat-jungkit ditentukan oleh berat benda pada beban dan kuasa. Jungkat-jungkit memiliki kelebihan. Jungkat-jungkit dapat mengangkat beban menggunakan gaya (kuasa) yang lebih kecil dari berat beban. Penambahan jarak kuasa ke titik tumpu dapat memperkecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Dengan ungkapan lain, jungkat-jungkit dapat memperbesar gaya yang dilakukan pada kuasa.

2. Katapel
Katapel dapat digunakan untuk melontarkan batu. Sebuah katapel biasanya terbuat dari kayu dengan dua karet yang diikatkan kekedua sisinya. Menggunakan katapel juga sangat mudah tinggal isi dan pasang kerikil tarik dan lepas, semakin kuat dalam menarik maka akan semakin jauh kerikil ini akan terlontar. Perlu diperhatikan juga walaupun mudah memakainya kalau kurang hati-hati bisa melukai jempol tangan. 

Katapel dibuat dengan memanfaatkan sifat karet yang lentur. Saat menarik karet pentil, berarti kita memberikan gaya pada karet pentil. Akibatnya, karet pentil menjadi kencang. Jauhnya rentangan karet ketapel menunjukkan bahwa gaya yang kita berikan juga semakin besar. Hal tersebut dapat kita rasakan dari semakin kuatnya tegangan karet pada tangan kita. Agar kerikil dapat terlontar jauh, kita harus memberikan gaya yang besar. Gaya yang besar dapat timbul jika kita menarik ketapel kuat-kuat. Gaya tarik yang diperlukan akan semakin besar jika benda yang ditarik juga semakin besar. Sehingga dikatakan gaya tarik yang diperlukan sebanding dengan berat benda. 


Setelah tarikan dilepas (gaya dihilangkan), karet pentil kembali ke keadaan semula. Saat itu, karet pentil mempunyai gaya yang lebih besar dari gaya tarik. Gaya inilah yang menyebabkan batu kerikil terlontar dari bantalannya. Semakin jauh kita menarik karet pentil, semakin besar gaya yang kita berikan. Ini berarti semakin besar pula gaya yang dilakukan karet pentil pada batu. Akibatnya, batu akan terlontar semakin jauh. Gaya yang ditimbulkan karet katapel adalah gaya pegas. Disebut gaya pegas karena sifat karet seperti sifat pegas. Karet dan pegas mempunyai sifat yang sama, yaitu bersifat elastis (lentur). 


Selain katapel, peralatan lain yang memanfaatkan gaya pegas adalah busur panah. Saat ditarik, tali busur mendapatkan sebuah gaya. Ketika tarikan dilepaskan, anak panah akan melesat. Proses melesatnya anak panah sama dengan proses terlontarnya batu dari bantalan katapel. Semakin kencang kita menarik tali busur, maka semakin semakin besar dorongan terhadap anak panah. Sehingga anak panah melesat lebih  cepat, dan terlontar semakin jauh.

Hal ini menunjukkan bahwa gaya pegas dapat mengakibatkan benda bergerak. Besarnya gaya tarik pada karet dan tali busur memengaruhi kecepatan gerak benda. Semakin besar gaya tarik, semakin cepat batu dan anak panah bergerak. Dengan demikian, jarak yang ditempuh juga semakin jauh.


3. Traktor Pegas
Seperti katapel dan busur panah, traktor pegas juga bekerja menggunakan gaya pegas. Traktor pegas bergerak karena adanya gaya pegas. Traktor dapat bergerak karena ada gaya pada karet. Saat roda diputar ke arah belakang, karet akan tergulung pada bilah bambu. Akibatnya, karet menjadi kencang. Saat traktor dilepaskan, gulungan karet juga terlepas. Traktor bergerak maju bersamaan dengan terlepasnya gulungan karet. Gaya yang bekerja pada traktor adalah gaya pegas. Oleh sebab itu, traktor tersebut biasa disebut traktor pegas. Gaya pegas yang bekerja pada traktor dapat menyebabkan traktor bergerak maju. Traktor pun dapat berpindah dari tempatnya semula. Semakin lama kalian menggulung karet, semakin besar gaya pegasnya, semakin jauh pula traktor berjalan. Prinsip kerja traktor pegas juga berlaku pada mobil-mobilan pegas. Mobil-mobilan tersebut ditarik mundur kemudian dilepaskan sehingga bergerak maju.

Hubungan antara Gaya dan Energi

Dalam permainan jungkat-jungkit, seorang anak bergerak karena gaya berat anak lainnya. Dengan kata lain, gaya berat dapat membuat benda berpindah posisi. Saat gaya menyebabkan benda berpindah, dikatakan gaya melakukan kerja. Begitu pula ketika batu dilemparkan dengan ketapel, batu terlontar dari bantalanya, berarti pentil melakukan kerja terhadap batu.

Energi diartikan sebagai  kemampuan suatu benda dalam melakukan kerja. Jelaslah bahwa ada hubungan antara gaya dan energi. Dalam keseharian energi disebut tenaga. Energi yang dimiliki batu yang terlontar disebut energi gerak atau energi kinetik. Jadi semua benda yang bergerak memiliki energi kinetik, misal mobil melaju, orang berlari atau bola melambung.

Pada ketapel energi kinetik tidak hanya dimiliki oleh batu, karet pentil yang melemparkan batu juga memiliki energi. Pada saat ditarik karet pentil memiliki energi potensial. Energi potensial tersebut ditimbulkan oleh gaya pegas. Oleh sebab itu energi potensial karet disebut energi potensial pegas. Permainan jungkat-jungkit juga berhubungan dengan energi potensial. Saat anak berada di atas, ia memiliki energi potensial. Energi potensial anak itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Karenanya energi potensial anak tersebut dinamakan energi potensial gravitasi. Semua benda pada ketinggian memiliki energi potensial gravitasi. Misalnya mangga yang menggantung dan lampu yang tergantung.

Selain energi kinetik dan potensial, masih ada bentuk energi yang lain. Energi tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Energi panas, yaitu energi dalam bentuk panas. Energi panas juga disebut energi kalor. Energi panas berasal dari matahari, api, ataupun benda panas lainnya.
  2. Energi kimia, yaitu energi yang timbul akibat reaksi kimia. Contohnya, energi kimia di dalam tubuh kita. Energi tersebut berasal dari pembakaran bahan makanan. Kita menggunakannya untuk bergerak. Contoh lainnya adalah energi kimia dalam bahan bakar. Energi tersebut digunakan untuk menjalankan mesin. Contohnya, mobil, motor, dan pesawat terbang.
  3. Energi listrik, yaitu energi yang dimiliki arus listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan.  
  4. Energi bunyi, yaitu energi yang dimiliki oleh bunyi. Kita dapat membuktikan bahwa bunyi mempunyai energi. Saat mendengar bunyi sangat keras, telinga kita menjadi sakit. Bunyi pesawat jet yang terbang rendah dapat memecahkan kaca jendela.
  5. Energi cahaya, yaitu energi yang dimiliki cahaya. Contohnya, penggunaan laser untuk memotong logam. Laser juga digunakan untuk mengiris bagian tubuh yang akan dioperasi.
  6. Energi Nuklir, energi nuklir adalah energi yang terdapat pada inti atom.

B.Gaya Mempengaruhi Bentuk Benda


Gaya mengakibatkan adanya perubahan pada benda. Dengan kata lain, gaya dapat mempengaruhi suatu benda. Pengaruh gaya terhadap benda adalah sebagai berikut.
  1. Gaya dapat menggerakkan benda diam.
  2. Gaya dapat membuat benda bergerak menjadi diam.
  3. Gaya dapat mengubah kecepatan gerak benda.
  4. Gaya dapat mengubah arah gerak benda.
  5. Gaya dapat mengubah bentuk benda.
  6. Gaya dapat mempengaruhi keadaan benda di dalam air.
1.      Gaya Menggerakkan Benda Diam
Benda diam akan bergerak jika diberi gaya. Contohnya, bola akan melambung ke udara jika kita tendang. Lemari akan bergeser jika kita dorong. Sepeda akan berjalan jika kita kayuh. Batu akan bergerak jika kita lempar. Masih banyak contoh lain yang membuktikan bahwa gaya dapat menggerakkan benda diam. Apakah kamu bisa memberikan contoh yang lain?
2.      Gaya Membuat Benda Bergerak Menjadi Diam
Contoh benda yang bergerak adalah sepeda yang dikayuh, sepeda motor yang sedang bergerak, kelereng yang menggelinding dan sebagainya. Benda yang bergerak tersebut dapat berhenti atau diam jika diberi gaya. Sepeda yang bergerak akan berhenti jika direm. Sepeda motor yang sedang bergerak akan berhenti jika direm. Kelereng yang menggelinding akan berhenti jika kita tahan dengan tangan atau kaki. Mengerem sepeda dan sepeda motor termasuk bentuk gaya. Begitu pula dengan menahan kelereng dengan tangan juga termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, gaya dapat membuat benda bergerak menjadi diam.

3.      Gaya Mengubah Kecepatan Gerak Benda
Perhatikan mobil yang sedang bergerak! Jika kamu amati, kecepatan mobil tersebut tidak akan sama. Kamu bisa melihatnya pada spidometer. Gerak mobil terkadang cepat dan terkadang lambat. Apakah yang menyebabkan kecepatan mobil tersebut berubah-ubah?
Ketika jalan lengang, pengemudi akan menginjak gasnya. Akibatnya, mobil akan melaju kencang. Namun, ketika ada mobil yang lain di depannya, pengemudi akan menginjak rem. Akibatnya, laju mobil akan melambat. Injakan gas dan injakan rem termasuk bentuk gaya. Oleh karena itu, gaya dapat mempengaruhi kecepatan gerak benda.

4.      Gaya Mengubah Arah Gerak Benda
Coba kamu perhatikan gambar di samping! Sepeda tidak hanya dapat berjalan lurus. Sepeda dapat kita belokkan ke arah yang dibutuhkan. Jika ingin mengubah arah sepeda, kita cukup membelokkan setangnya. Hasilnya, arah sepeda akan berubah.
Begitu juga dengan orang yang bermain bola. Bola tidak hanya bergerak ke satu arah. Bola dapat bergerak ke segala arah. Namun, arah gerak bola tidak dapat berubah dengan sendirinya. Arah gerak bola harus diubah oleh pemain bola. Caranya dengan menyundul atau menendang bola.
Membelokkan arah sepeda dan bola termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, gaya dapat mengubah arah gerak benda. Dapatkah kamu memberikan contoh yang lain?

5.      Gaya Dapat Mengubah Bentuk Benda
Gaya dapat mengubah bentuk suatu benda. Coba kamu amati karet gelang! Bagaimana bentuknya? Lalu tariklah karet gelang itu! Apa yang terjadi? Karet gelang yang semula berbentuk lingkaran berubah bentuk ketika ditarik.
Pernahkah kamu melihat orang yang sedang memahat kayu? Kayu yang semula berbentuk gelendong bisa diubah menjadi berbagai bentuk. Ada yang menjadi meja, kursi, mobil-mobilan, patung, dan sebagainya. Tarikan pada karet gelang dan pahatan pada kayu termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, terbukti bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda.
6.      Gaya Dapat Mempengaruhi Keadaan Benda di Dalam Air
Mengapa perahu dapat terapung di air? Mengapa ketika melompat ke dalam kolam renang kita akan muncul lagi ke permukaan? Mengapa batu akan tenggelam jika dilemparkan ke dalam air?
Di dalam air terdapat suatu gaya yang disebut gaya tekan ke atas. Gaya ini menyebabkan benda bisa mengapung di permukaan. Benda yang masuk ke dalam air akan dikenai gaya tekan ke atas, sehingga benda muncul kembali ke permukaan. Itulah sebabnya, ketika berenang kita tidak akan ke dasar kolam, melainkan berada di permukaan air.

Namun, gaya tekan ke atas dipengaruhi oleh luas permukaan benda. Benda yang permukaannya lebar mendapat banyak gaya tekan ke atas. Akibatnya, benda itu akan mengapung di permukaan. Benda yang permukaannya sempit mendapat sedikit gaya tekan ke atas. Akibatnya, benda itu akan tenggelam. Inilah penyebab batu tenggelam ketika dilempar ke dalam air. Hal ini karena batu memiliki luas permukaan yang kecil. Keadaan benda di dalam air dipengaruhi oleh gaya tekan ke atas dan berat benda.

  • Jika gaya tekan ke atas lebih besar dari berat benda, maka benda akan terapung.
  • Jika gaya tekan ke atas sama dengan berat benda, maka benda akan melayang.
  • Jika gaya tekan ke atas lebih kecil dari berat benda, maka benda akan tenggelam.

Jumat, 16 Oktober 2015

Benda

Wujud, Sifat dan Kegunaan Benda
A. Wujud dan Sifat Benda
1. Benda Padat
a. Bentuknya tetap
Jika kita mengambil sebuah buku atau pensil dari atas meja kemudian kita pindahkan ke dalam sebuah tas, bagaimana bentuk buku atau pensil tersebut? Apakah berubah bentuknya? Coba kamu masukkan ke tempat yang lainnya, misalnya lemari atau kantong plastik! Buku dan pensil tidak akan berubah bentuk jika kita pindahkan dari suatu tempat ke tempat yang lain.
b. Benda padat dapat berubah bentuknya
Benda padat dapat berubah bentuknya dengan cara tertentu, perhatikan gambar berikut ini! Benda-benda yang kita gunakan sehari-hari bentuknya sudah berubah dari bentuk aslinya, misalnya baju. Bentuk semula adalah sehelai kain, kemudian dipotong dan dijahit sehingga berubah bentuk menjadi sebuah baju. Perhatikanlah benda lainnya yang ada di sekitarmu! Bagaimana benda tersebut dapat berubah bentuk dari bentuk aslinya? Untuk dapat mengubah benda padat menjadi bentuk lain, benda tersebut harus mendapat perlakuan tertentu, misalnya ditekan, dipahat, dipotong, diraut, dibor, digergaji, diamplas, dan sebagainya.

2. Benda Cair
a. Bentuknya dapat berubah sesuai dengan wadahnya
Jika kita menuangkan air ke dalam gelas maka bentuk air seperti gelas. Tetapi jika menuangkan air ke dalam mangkok maka bentuknya seperti mangkok, dan jika kita menuangkan air ke dalam botol maka bentuk air seperti botol. Peristiwa tersebut membuktikan bahwa bentuk benda cair dapat berubah sesuai dengan tempatnya.
b. Benda cair menempati ruang dan mempunyai massa
Coba kalian tuangkan air ke dalam gelas sampai penuh dan airnya tumpah keluar gelas. Air yang tumpah membuktikan bahwa seluruh ruangan gelas sudah terisi oleh air. Air mempunyai massa hal ini dibuktikan jika kita mengangkat gelas kosong terasa akan lebih ringan dibandingkan jika kita mengangkat gelas yang berisi air.
c. Permukaan benda cair yang tenang selalu datar
Dalam keadaan tenang, permukaan air selalu datar. Akan tetapi, jika mendapat usikan permukaan air tidak lagi datar. Sifat ini dapat dimanfaat oleh tukang bangunan misalnya untuk mengetahui kedataran lantai pada saat pemasangan ubin. Alat yang digunakan untuk mengukur ke dataran lantai disebut waterpas.
d. Benda cair mengalir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah
Air di sungai mengalir mulai dari hulu sampai ke hilir. Hulu sungai berada di pegunungan sementara hilir berada di muara, biasanya berakhir di laut. Hal ini membuktikan bahwa air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Coba perhatikan air terjun!
Bagaimana aliran airnya? Pada saat hujan, kamu juga dapat melihat bahwa air hujan jatuh ke genteng kemudian mengalir melalui talang dan jatuh ke tanah. Pada saat sekarang, air juga dapat mengalir dari tempat rendah ke tempat tinggi. Contohnya air dari dalam tanah ditampung di dalam bak penampungan yang disimpan di atas rumah. Alat untuk mengalirkan air dari tempat rendah ke tempat tinggi disebut pompa air. Dari bak penampungan air bisa mengalir sesuai dengan sifat
alamiahnya.
e. Benda cair dapat melarutkan zat tertentu
Gula pasir larut dalam air teh sehingga rasa air teh menjadi manis. Air dapat melarutkan zat atau bahan tertentu sehingga air disebut zat pelarut. Air dan zat yang terlarut di dalamnya disebut larutan. Contohnya larutan gula artinya
air yang di dalamnya terdapat gula seperti pada teh manis.
3. Benda Gas
benda gas yang disebut udara. Benda gas meskipun kita tidak dapat melihat wujudnya kita dapat merasakannya. Kita dapat menghirup dan merasakan udara, contohnya, ketika kita meggunakan kipas, badan kita terasa ada tiupan udara. Angin merupakan udara yang bergerak. Selain udara ini terdapat di mana-mana, udara juga menempati ruang. Ambillah sebuah botol, apakah botol tersebut kosong? Botol tidak kosong tetapi berisi udara hal ini dibuktikan jika kita memasukkan botol ke dalam air dengan mulut botol dimasukkan terlebih dahulu maka air tidak dapat masuk ke dalam botol. Udara juga mempunyai berat, balon kempis dan balon berisi udara jika kita timbang maka balon berisi udara akan lebih berat.
B. Perubahan Wujud Benda
1. Perubahan Wujud Benda Padat
Biasanya perubahan wujud benda padat disebabkan oleh pengaruh suhu. Perhatikan, jika kita menyalakan lilin maka lilin akan terbakar dan meleleh menjadi cair. Demikian juga jika kita masak menggunakan mentega, mentega yang bentuknya padat jika dipanaskan akan melelh menjadi encer. Jika kita makan es krim, dalam waktu yang tidak lama es
akan mencair. Peristiwa melelehnya lilin, margarin, ataupun es krim merupakan contoh perubahan wujud benda dari padat menjadi cair. Peristiwa ini disebut mencair.
2. Perubahan Wujud Benda Cair
Jika kita mengamati air yang sedang dimasak dan tidak diangkat meskipun sudah mendidih, lama kelamaan air itu akan berkurang dan mungkin bisa sampai habis. Ke manakah air tersebut? Air tersebut bukan hilang, tetapi berubah wujud dari cair ke uap atau gas. Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas disebut menguap. Sekarang coba kamu perhatikan saat kamu memasukkan sekantong air ke dalam freezer (lemari pembeku)! Air di dalam kantong yang
bentuknya cair akan berubah menjadi es batu yang bentuknya padat. Perubahan wujud benda dari cair menjadi padat disebut membeku. Perubahan wujud dari cair ke padat dapat juga kita lihat pada saat kita membuat agar-agar. Pada saat panas agar-agar berbentuk cair tetapi setealah dingin agar-agar berbentuk padat.
3. Perubahan Wujud Benda Gas
Benda gas dapat berubah wujud karena adanya pengaruh suhu. Air tersebut berasal dari uap air yang berubah menjadi air. Peristiwa perubahan wujud benda dari gas menjadi cair disebut mengembun. Dapatkah benda gas berubah wujud menjadi padat? Jika kita pernah berkunjung ke kawah gas belerang maka pada dinding-dinding kawah dapat kita lihat gas-gas belerang yang telah berubah menjadi kristal-kristal belerang. Hal ini menunjukkan bahwa benda gas berubah wujud menjadi benda padat. Peristiwa perubahan wujud benda dari gas menjadi padat disebut menghablur.
C. Hubungan Sifat Bahan dan Kegunaannya
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memanfaatkan bahan yang ada di alam dengan mempertimbangkan sifat-sifat bahan yang akan dimanfaatkan. Hal ini dimaksudkan agar barang yang dihasilkan bermanfaat
dan tahan lama dalam penggunaanya. Contohnya, jas hujan dibuat dari bahan plastik karena plastik tahan air, sedangkan handuk dibuat dari bahan kain kaos karena dapat menyerap air. Bahan-bahan yang ada di sekitar kita mempunyai sifat yang berbedabeda. Kita harus memilih bahan yang cocok untuk tujuan tertentu. Baju
yang terbuat dari katun atau kaos cocok dipakai pada cuaca panas. Baju yang terbuat dari wol cocok untuk cuaca yang dingin. Sementara itu, baju besi atau baja dapat digunakan pada saat berperang yang berfungsi sebagai pelindung dari serangan musuh. Coba perhatikan, mengapa ban mobil, sepeda, atau motor terbuat dari karet? Karena karet bersifat lentur sehingga kita akan merasa nyaman saat mengendarainya. Coba bayangkan kalau ban terbuat dari besi! Benda-benda yang dipakai untuk peralatan memasak biasanya menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari bahan yang tahan api misalnya logam, tanah liat yang dibakar, dan asbes. Bahan yang memiliki sifat kuat dan keras dapat digunakan untuk menahan beban yang berat. Contohnya besi, semen, batu digunakan untuk membuat fondasi rumah. Bahan yang terbuat dari kaca misalnya jendela bersifat tembus pandang. Dengan adanya jendela kaca, cahaya matahari bisa masuk. Selain itu kita juga dapat melihat keadaan di balik benda tersebut. Kaca digunakan juga untuk stoples, gelas, kaca mobil. Dalam kenyataannya, dapat saja sebuah benda terbuat dari perpaduan berbagai macam bahan dengan tujuan menghasilkan kualitas yang terbaik. Contohnya rumah, mobil, sepeda motor, sepatu, sandal, dan sebagainya. Pada sebuah sepatu alasnya terbuat dari karet, bagian luarnya dari kain berpori supaya udara dapat keluar, dan bagian dalamnya terbuat dari katun supaya dapat menyerap keringat.




Makhluk Hidup dan Lingkungannya

  1. Hubungan Antar Makhluk Hidup
Hubungan antarmakhluk hidup sangatlah penting. Setiap makhluk hidup bergantung dengan makhluk hidup lain. Semua makhluk hidup saling membutuhkan. Hubungan erat yang khas antara dua jenis makhluk hidup bersama disebut simbiosis.
a)      Simbiosis Mutualisme
Yaittu hubungan yang menguntungkan kedua belah pihak.
Contohnya hubungan kerbau dengan burung jalak memberi keuntungan kedua belah pihak. Burung beruntung karena dapat memakan kutu dan lalat yang ada ditubuh kerbau. Kerbau beruntung karena terbebas dari gangguan kutu dsan lalat.
kerbau-jalak
b)      Simbiosis Komensalisme
Yaitu hubungan yang menguntungkan satu pihak, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan atau dirugikan. Contohnya ikan hiu dengan ikan remora terjadi dilaut. Makanan hiu adalah hewan laut lain. Nah ikan remora memakan sisa makanan ikan hiu yang jatuh, jadi ikan remora beruntung karena mendapat makanan, dan ikan hiu pun tidak mengalami kerugian.
ucfamjm0
c)      Simbiosis Parasitisme
Yaitu hubungan yang menguntungkan satu pihak saja. Contohnya kutu yang hidup ditubuh hewan lain dan bunga raflesia yang hidup ditumbuhan inangnya, benalu pun termasuk.
rafflesia-arnoldi  Benalu batu atau Pulohi Wasu
2. Hubungan Makhluk Hidup dalam Ekosistem
Ekosistem adalah tempat berlangsungnya hubungan saling keter gantungan antar makhluk hidup.
a)      Ekosistem hutan
Merupakan ekosistem terbesar didarat. Anggota ekosistem hutan sangat beragam dan banyak sekali.  Ada pohon, hewan dan lain sebagainya.
banteng-dan-hewan-lainnya
b)      Ekosistem sawah
Sawah merupakan ekosistem buatan manusia. Anggota ekosistem sawah tidaklah terlalu banyak. Anggota ekosistem yang utama padi setelah itu rumput, belalang, burung, tanah dan air.
antarafoto-1316943911-  mangsa labah-labah
c)      Ekosistem kolam hias
Kolam hias merupakan ekosistem buatan manusia, anggota ekosistem kolam hias adalh ikan hias, ikan mas, air, enceng gondok.
kolam8  desain-kolam-ikan-koi  kolam koi
d)      Ekosistem kebun
Kebun merupakan ekosistem buatan. Anggota ekosistem kebun lebih banyak daripada ekosistem sawah. Anggota ekosistem kebun antara lain, pohon pisang, rambutan, kadal, kupu-kupu, ayam, kucing dan lain sebagainya.
1349682649-butterfly-garden-promoting-ecosystem-protection-opens-in-pangasinan_1509327  
3. Rantai makanan
Rantai makanan merupakan perjalanan makan dan dimakan dengan urutan tertentu antar makhluk hidup.
rantai-makanan2  food_web

Daur Hidup Hewan

DAUR HIDUP HEWAN
  1. DAUR HIDUP TANPA METAMORFOSIS
A. Daur Hidup Hewan
Ada berbagai hewan yang dilahirkan dari tubuh induknya dan memiliki bentuk yang mirip dengan induknya. Seperti kucing misalnya, anak kucing sama bentuknya dengan kucing dewasa. Anak ayam yang baru menetas, walaupun tubuhnya kecil bentuknya mirip dengan induknya. Tidak semua telur menetas menghasilkan anak hewan yang mirip dengan induknya. Contoh pada katak daur hidupnya panjang dan terjadi perubahanperubahan bentuk (metamorfosis) dengan tahap-tahap tertentu yaitu telur menetas menjadi berudu kemudian menjadi berudu berkaki. Berudu berkaki
menjadi katak kecil, katak kecil menjadi katak dewasa. Berudu bernafas dengan menggunakan insang, sedangkan katak bernafas dengan menggunakan paru-paru. Marilah kita pelajari daur hidup pada beberapa hewan serangga, agar kamu dapat mengetahui tahap-tahap perubahan bentuk yang dialami oleh berbagai hewan dalam hidupnya.
1. Daur Hidup Nyamuk
Jika nyamuk betina bertelur, telur nyamuk menetas menjadi jentikjentik.
Jentik-jentik berubah menjadi kepompong. Kepompong berubah
bentuk menjadi nyamuk muda, dan kemudian menjadi nyamuk dewasa.
Karena perubahan bentuknya mengalami tahap kepompong, maka
nyamuk dikatakan mengalami metamorfosis sempurna
daur hidup nyamuk
Sebagian besar hean mengalami tanpa metamorphosis contohnya ayam.
a)      Daur hidup ayam
Ayam menghasilkan anak dengan cara bertelur. Telur ayam perlu dierami 21hari agar dapat menetas, setelah pertumbuhan bakal anak ayam sempurna, telur menetas menjadi anak ayam. Semakin lama anak ayam tumbuh semakin besar. Bulu-bulu halus berubah menjadi bulu-bulu seperti induknya. Ayam betina menjadi seperti induk betina. Ayam jantan menjadi seperti ayam jago dewasa. Setelah dewasa ayam berkembangbiak dan menghasilkan telur. Dari telur ini, daur hidup ayam yang baru dimulai kembali.
yam
2. DAUR HIDUP DENGAN METAMORFOSIS
Berdasarkan perubahan bentuk tubuh hewan, metamorfosis dibagi menjadi dua golongan yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.
  • Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis sempurna dialami hewan yang saat lahir berbeda sekali bentuknya dengan hewan dewasa, antara lain kupu-kupu.
–          Daur hidup kupu-kupu
Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Telur kupu-kupu biasanya berada dipermukaan daun. Telur menetas menjadi ulat. Ulat memakan dedaunan untuk mempertahankan hidupnya, setelah itu ulat membuat sarang dengan air liurnya. Air liurnya mengeras membentuk semacam benang sutera, benang itu menutup seluruh tubuh ulat. Keadaan ulat yang terbungkus benang itu disebut kepompong. Setelah itu kepompong berubah menjadi kupu-kupu. Kupu-kupu  dewasa berkembangbiak deng bertelur. Dari telur ini, daur hidup kupu-kupu dimulai lagi.
daur-kupu
  • Metamorfosis tidak sempurna
Antara lain yaitu kecoak,
–          Daur hidup kecoak
Daur hidup kecoak dimulai dari telur, kemudian menetas menjadi lipas muda. Bentuknya mirip dengan kecoak dewasa bedanya tidak bersayap. Kecoa muda tumbuh menjadi dewasa. Kecoak tidak melalui tahap pupa, oleh karena itu metamorfosis kecoak tidak sempurna. Kecoak dewasa memiliki sayap dan dapat terbang. Kecoak bertelur diair kotor. Dari sini daur hidup kecoak dimulai lagi.
DAUR4
3. MEMELIHARA HEWAN PELIHARAAN
Memelihara hewan ada bebebrapa hal yang harus diperhatikan agar tidak terjadi hal yang merugikan.
–          Memberi makanan yang sehat
–          Menjaga kebersihan tubuh hewan
–          Membuat kandang hewan
B. Memelihara Hewan Peliharaan
1. Memberi makanan yang sehat
Sama halnya seperti manusia, hewan juga membutuhkan makanan yang sehat. Setiap hewan memeliki jenis makanan yang berbeda beda. Kucing biasanya diberi makan daging dan ikan, sedangkan kelinci makanannya berupa sayuran. Untuk memelihara hewan,
kamu tentu harus mengetahui jenis makanan yang cocok untuk hewan tersebut. Selain makanan, hewan juga memerlukan minuman dari air yang bersih. Apabila kamu memelihara burung maka tempat air minumnya harus dibersihkan.
2. Menjaga kebersihan dan kesehatanhewan
Selain perlu memperhatikan makanan dan minuman, hewan yang kita pelihara juga harus bersih dan sehat. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan yang baik agar tubuh hewan menjadi bersih. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memandikan hewan peliharaan tersebut.
Untuk menjaga kebersihan hewan yang kita pelihara, dapat dilakukan dengan cara memeriksakan hewan tersebut ke dokter hewan. Hal ini bertujuan agar hewan peliharaan kita tidak sakit dan selain itu, beberapa jenis hewan peliharaan perlu divaksinasi. Vaksinasi ini bertujuan untuk menghindari penyakit rabies.
3. Membuat Kandang dan Menjaga Kebersihannya
Beberapa jenis hewan peliharaan seperti kucing tidak membutuhkan
kandang untuk tempat tinggalnya. Namun demikian, beberapa hewan peliharaan membutuhkan kandang yang khusus misalnya ikan dan burung. Kolam atau aquarium yang biasa digunakan untuk memelihara ikan perlu dijaga kebersihannya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menguras air dalam kolam/aquarium apabila sudah terlihat kotor. Kotoran hewan merupakan sumber penyakit. Oleh karena itu, kandang perlu dibersihkan dari kotoran. Saat membersihkan, gunakan sarung tangan dan masker. Keluarkan kotoran dari dalam kandang lalu siramlah kandang dengan air bersih. Tempat makan dan minum hewan juga tidak boleh dilupakan. Cucilah dengan air bersih

Menggolongkan Hewan

  1. MENGGOLONGKAN HEWAN
A. Jenis Makanan Hewan
Di alam bebas, hewan mempunyai jenis makanan tersendiri. Jenis makanan hewan yang dipelajari adalah makanan yang tersedia di alam. Agar kamu dapat lebih mengetahui jenis makanan hewan, lakukanlah kegiatan berikut! Di alam bebas, hewan mempunyai jenis makanan tersendiri. Jenis makanan hewan yang dipelajari adalah makanan yang tersedia di alam. Sumber makanan hewan dikelompokkan ke dalam dua macam, yaitu tumbuhan dan hewan.
Makanan yang berasal dari tumbuhan di antaranya dapat berupa daun, batang, buah, biji-bijian, dan akar atau umbi-umbian. Sedangkan makanan yang berasal dari hewan dapat berupa daging, ikan, tulang, dan serangga.
B. Menggolongkan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya
Tentunya kamu sudah mengetahui jenis makanan hewan yang berbeda beda. Berdasarkan jenis makanannya hewan dapat digolongkan menjadi: hewan pemakan tumbuhan (herbivora), hewan pemakan daging (karnivora), dan hewan pemakan segala (omnivora).
1. Herbivora
Hewan pemakan tumbuhan saja atau disebut herbivora. Herbivora
dapat memakan bagian tumbuhan berupa daun, batang, biji dan juga
umbi-umbian. Contoh herbivora pemakan rumput dan dedaunan misalnya sapi, kuda dan kambing. Kelinci sangat menyukai jenis umbi-umbian seperti wortel. Jenis burung ada yang tergolong ke dalam herbivora. Burung pemakan biji-bijian seperti merpati, tekukur dan burung gereja. Ada pula burung pemakan buah-buahan seperti burung beo dan jalak. Biasanya burung tersebut memiliki bentuk paruh yang khas sesuai dengan jenis makanannya.
Hewan-hewan yang termasuk herbivora umumnya mempunyai gigi seri dan gigi geraham.Gigi seri berguna untuk memotong-motong makanan sebelum dikunyah. Gigi geraham dengan permukaan
yang luas digunakan untuk mengunyah makanan hingga lumat.
Hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan saja disebut herbivora. Hewan-hewan yang termasuk herbivora antara lain kelinci, kambing, sapi, gajah, dan kerbau.
1381569_tandukkerbaubule
   kambing-qurban-jpeg.image_
Herbivora  pemakan dedaunan antara lain kelinci, gajah, dan sapi dan lain sebagainnya.
kelinci-2    foto_gajah_asia   sapi-betina-produktif
:
Herbivora pemakan biji-bijian antara lain burung pipit dan merpati.
burung-pipit  374455_f_sangsang
Herbivora pemakan buah antara lain burung beo dan jalak. Burung ini suka memakan buah pisang dan papaya
parrot-300x209  jalak_bali
b)      Karnivora
Hewan yang makananya berasal dari hewan disebut karnivora. Hewan-hewan yang termasuk karnivora antara lain kucing, anjing harimau, srigala, dan burung elang.
Hewan yang memakan hewan lain disebut karnivora. Hewan karnivora yang hidup di sekitar kita seperti anjing dan kucing. Anjing
memakan daging dan tulang. Di rumah kucing memangsa tikus, memakan daging ayam dan ikan. Harimau dan serigala merupakan hewan karnivora yang hidup di hutan belantara. Mereka berburu untuk mendapatkan makanannya. Bagaimanakah bentuk gigi dan cakar harimau? Hewan ini memiliki taring yang berguna untuk merobek daging hewan yang dimangsanya. Kakinya memiliki cakar yang berguna untuk mencengkram mangsanya. Ciri hewan yang
termasuk karnivora mempunyai indra penglihat, pencium, dan pendengar yang baik. Hewan karnivora dapat memiliki racun (bisa) dan gigi taring yang kuat seperti ular. Hewan karnivora mempunyai gigi taring dan gigi geraham yang
tajam. Gigi taring yang besar. Gigi gerahamnya pun tajam yang berguna untuk mengunyah daging dan tulang. Jenis burung yang termasuk karnivora seperti burung elang dan burung hantu mempunyai cakar juga kuku yang tajam dan kuat.
kucing-lucu  elang 2
Karnivora berkaki empat antara lain singa, anjing, harimau.
SINGA-1  Tiger_panthera_tigris_tigris_Bengal  anjing kintamani putih
Karnivora yang mengeluarkan racun antara lain laba-laba, ular cobra.
69711_laba_laba_300_225  cobra1
Karnivora pemakan ikan antara lain ikan hiu, lumba-lumba.
Lumba-Lumba-300x225  mako-shark

C.  Omnivora
Hewan omnivora atau pemakan segala yang sering kita jumpai
sehari-hari seperti: ayam, tikus, bebek, ikan, dan lain-lain. Contoh: ayam memakan biji-bijian seperti beras dan jagung dapat pula makan cacing. Ikan memakan tumbuhan air dan cacing yang ada di kolam atau akuarium.

Struktur dan Fungsi Bagian Tumbuhan

  • A. STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUMBUHAN
a)      Akar
Akar pada umumnya terletak didalam tanah. Warna akar tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan. Bentuk akar sebagian besar meruncing pada bagian ujungnya. Bentuk yang runcing memudahkan akar menembus tanah. Akar terdiri dari beberapa bagian, antaralain rambut akar dan tudung akar. Rambut akar merupakan jalan masuk air dan zat hara dari tanah ke tumbuhan. Tudung akar berfungsi  melindungi akar saat menembus tanah. Akar berfungsi untuk menyerap air dan zat hara, memperkokoh tumbuhan serta menjadi alat pernapasan.
struktur-luar-akar1Akar dan bagian-bagiannyag3
b)      Batang
Batang merupakan bagian tumbuhan yang amat penting. Batang diumpamakan sebagai sumbu tubuh tumbuhan. Batang tumbuhan digolongkan menjadi tiga jenis yaitu batang basah, batang berkayu, batang rumput.
picture1114
Batang basah memiliki batang yang lunak dan berair, batang berkayu memiliki kambium, kambium adalah bagian yang didalam batang yang hanya dimiliki tumbuhan batang berkayu dan sedangkan tumbuhan batang rumput mempunyai ruas-ruas yang nyata dan sering berongga. Batang sendiri berfungsi sebagai penopang, penyimpan cadangan makanan pada tumbuhan.
c)      Daun
Daun  merupakan bagian tumbuhan yang hanya tumbuh dari batang. Daun biasanya berbentuk tipis melebar dan berwarna hijau. Warna hijau disebabkan adanya krolofil, yaitu zat hijau daun. Ada daun hijau muda dan tua.daun memiliki bagian-bagian berupa pelepah, tangkai, dan helai daun. Daun ini berfungsi sebagai sebagai tempat pemasakan makan dan alat pernapasan tumbuhan.
1
d)      Bunga
Bunga tersusun atas beberapa bagian, bunga lengkap memiliki lima bagian, yaitu tangkai dasar bunga, kelopak , mahkota, benang sari dan putik.
tya
Tangkai bunga menghubungkan bunga dengan batang. Pangkal tangkai yang membesar merupakan dasar bunga, saat bunga mekar, mahkota bunga dibungkus oleh kelopak bunga. Mahkota bunga merupakan perhiasan bunga. Didalam mahkota bunga terdapat bagian bunga yang bentuknya seperti benang yang disebut benang sari. Fungsi bunga yaitu sebagai hiasan tumbuhan dan tempat berlangsungnya pengembangbiakan tumbuhan.
a.  Tangkai bunga merupakan bagian yang berada pada bagian bawah bunga. Tangkai ini berperan sebagai penopang bunga dan sebagai penyambung antara bunga dan batang atau ranting.
b. Kelopak bunga, merupakan bagian bunga yang paling luar. Kelopak biasanya berwarna hijau seperti daun atau berwarna warni seperti mahkota.
c. Mahkota bunga, terletak di sebelah dalam kelopak dan biasanya mempunyai warna yang beraneka ragam. Mahkota bunga berguna untuk menarik serangga lain untuk datang membantu penyerbukan.
d. Benang sari, merupakan alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Benang sari biasanya terletak di tengah-tengah mahkota bunga.
e. Putik, merupakan alat kelamin betina. Pada dasar putik terdapat bagian yang akan menjadi buah dan biji.
  •  Berdasarkan bagian-bagian yang dimiliki bunga dibedakan menjadi:
– bunga lengkap yaitu bunga yang  memiliki kelopak bunga, mahkota bunga, putik, dan benang sari
– bunga tak lengkap yaitu bunga yang  tidak memiliki salah satu bagian kelopak bunga, mahkota bunga, putik, atau benang sari
– bunga sempurna yaitu  bunga yang memiliki benang sari dan putik
– bunga tak sempurna yaitu  bunga yang hanya memiliki putik atau benang sari saja.

5.     Buah dan Biji
Buah ada yang berdaging, contohnya buah mangga dan buah apel. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Biji merupakan hasil dari pembuahan yang terjadi akibat penyerbukan antara serbuk sari dan putik. Biji itu berkeping. Biji ada yang berkeping satu dan ada yang berkeping dua. Biji berkeping satu disebut monokotil
11