Senin, 19 Oktober 2015

Sumber Daya Alam

A. Sumber Daya Alam dan Lingkungan
    Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam. Sumber daya alam digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kesejahteraannya.
   1. Sumber Daya Alam
      a. Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup. Sumber daya alam           hayati dapat berasal dari hewan maupun tumbuhan.
          Contoh hasil sumber daya alam hayati: wol, makanan, kursi.
      b. Sumber daya alam nonhayati adalah sumber daya alam yang bukan berasal dari makhluk hidup.
          Contoh sumber daya alam non hayati: sinar matahari, udara, air, dan tanah.
Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam terdiri atas:
a. Sumber daya alam yang dapat diperbarui
adalah sumber daya alam yang memiliki sifat dapat pulih kembali.
Contoh: air, hewan dan tumbuhan.
b. Sumber daya alam yang tidak dapat di perbarui
adalah sumber daya alam yang akan habis apabila digunakan secara terus menerus.
Contoh: minyak bumi, 
batu bara, gas alam
B. Penggunaan Teknologi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam     Pemanfaatan sumber daya alam dapat di lakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Pemanfaatan sumber daya alam secara langsung, dilakukan tanpa pengolahan terlebih dahulu. Sementara itu, pemanfaatan sumber daya alam tidak langsung, dilakukan dengan pengolahan terlebih dahulu.
Berikut adalah beberapa peng olahan sumber daya alam yang me manfaat kan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia:
1. Pengolahan Kayu
2. Pengolahan Bahan Makanan
   a. Bioteknologi dalam Pengolahan Makanan
       Penggunaan bioteknologi dalam pengolahan makanan adalah dengan cara memanfaatkan jasad renik.                Jasad renik yang dimaksud adalah jamur dan bakteri.
       Contoh: tempe, tahu, dan yoghurt.
bab 10 tempe'1  bab 10 tahu'2  bab 10 yoghurt'2
b. Pengawetan Makanan
Pengawetan makanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
– pengasinan,
– pengalengan,
– pembotolan,
– penggunaan bahan pengawet, dan
– sterilisasi.
C. Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan
Kerusakan lingkungan dapat menyebabkan ketidakseimbangan sumber daya alam.
Kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan.
Berikut ini adalah contoh pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan, diantaranya:
• Penebangan pohon secara liar dan besarbesaran, seperti pada dibawah ini
BAB 10 penebangan liar'1
• Perburuan hewan liar.
• Penggunaan bahan bakar dan energi secara berlebihan.
Berikut ini adalah beberapa cara agar lingkungan dan persediaan sumber daya alam baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati dapat tetap lestari:
• Tidak mengambil sumber daya alam secara besar-besaran.
• Berusaha mengembalikan keadaan lingkungan kembali seperti keadaan lingkungan sebelum pengambilan   sumber daya alam
• Pengambilan sumber daya alam harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
memiliki izin.
• Menghemat penggunaan sumber daya alam agar sumber daya alam tersebut tetap lestari.

Perubahan Lingkungan


Alam selalu mengalami perubahan karena pengaruh cuaca. Perubahan cuaca dapat mengakibatkan lingkungan bertambah baik atau buruk. Cuaca adalah keadaan alam yang meliputi hujan, panas, dan angin yang mudah berubah dari waktu ke waktu.

Berikut penjelasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan lingkungan :

A.   Pengaruh Angin

Angin dapat menguntungkan dan merugikan kita.

Angin darat dan angin laut

Angin darat dan angin laut terjadi karena perbedaan suhu udara di darat dan di laut. Angin darat mulai terjadi pada saat malam hari sekitar pukul 9 malam. Suhu udara di daratan pada malam hari lebih cepat turun daripada di laut, sehingga tekanan udara di atas permukaan laut lebih rendah daripada di daratan, akibatnya terjadilah embusan angin dari darat ke laut yang disebut angin darat.
Angin laut mulai terjadi pada siang hari sekitar pukul 9 pagi. Suhu udara di daratan pada siang hari lebih cepat naik daripada suhu di laut, sehingga tekanan udara di atas daratan lebih rendah daripada tekanan udara di atas lautan, akibatnya terjadilah embusan angin dari laut ke daratan yang disebut angin laut.

Angin darat dan angin laut dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berlayar mencari ikan di laut. Pada malam hari, para nelayan memanfaatkan angin darat untuk mendorong perahu mereka ke tengah laut, sedangkan pada siang hari, angin laut dimanfaatkan untuk kembali ke daratan.

Angin kencang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Angin dimanfaatkan untuk mengerakkan kincir angin, putaran kincir angin akan memutar turbin pada generator sehingga pada akhirnya menghasilkan energi listrik. Selain itu angin juga dimanfaatkan untuk mngeringkan pakaian dan makanan yang dijemur,menerbangkan layang-layang, dan juga sebagai penggerak alat olahraga seperti perahu layar dan selancar angin.

Selain bermanfaat, pengaruh angin juga membawa kerugian. Angin yang sangat kencang dapat mengikis permukaan tanah. Pengikisan tanah oleh angin disebut korasi. Selain itu angin yang sangat kencang dapat menumbangkan bangunan dan pepohonan.


B.   Pengaruh Hujan

Hujan memberi banyak keuntungan bagi kehidupan antara lain bagi tanaman pertanian dan membuat udara menjadi segar. Namun, hujan dapat menjadi bencana jika deras dan terus menerus.

Bencana akibat hujan antara lain banjir, tanah longsor, dan erosi. Akan tetapi, bencana alam tersebut tidak sepenuhnya disebabkan faktor hujan tapi juga karena perbuatan manusia seperti menebang hutan dan membuang sampah sembarangan. Erosi adalah pengikisan tanah akibat terjangan air. Erosi mudah terjadi pada tanah yang gundul dan miring seperti di lereng perbukitan. Erosi tanah di lereng-lereng dapat di tahan dengan membuat teras-teras.

C.   Pengaruh Matahari

Matahari merupakan sumber energi panas terbesar di muka bumi. Matahari memberi cahaya dan panas bagi kehidupan di bumi. Panas matahari juga dapat membawa bencana, yaitu kebakaran hutan yang sering terjadi pada musim kemarau.

D.   Pengaruh Gelombang laut

Gelombang laut memberi pemandangan indah dan dimanfaatkan untuk berolahraga. Selain bisa dimanfaatkan, gelombang laut juga dapat mengakibatkan abrasi pantai. Abrasi adalah pengikisan pantai akibat gelombang laut. Abrasi dapat merusak ekosistem pantai. Abrasi dapat dicegah dengan cara memasang beton di pantai sebagai pemecah gelombang laut (ombak) sehingga ombak tidak mengenai pantai, dan dengan menanam pohon bakau di pesisir pantai.
bevwave


 Pencegahan Banjir dan Erosi
1. Pencegahan Banjir dan Erosi      Dengan menanamkan kembali hutan – huataun yang gundul yang disebut dengan reboisasi, kerusakan hutan juga dapat dicegah dengan tidak melakukan penebangan hutan secara semena – mena, dengan membuat tanah sengkedan atau terasering pada lahan perkebunan dan pertanian yang miring.
2. Pencegahan terjadinya Abrasi     Dengan menanam hutan bakau di daerah pinggiran pantai karena pohon bakau memiiki akar yang kuat yang dapat memecah ombak dan gelombang aut yang dtang kepantai. Dpat juga dengan membuat pemecah omba berupa tembok beton yang sengaja dibuat di sepanjang pantai.



Perubahan Kenampakan Bumi dan Benda Langit


A. Perubahan Kenampakan Bumi                                                          
  • Siang dan Malam
*Pada Siang hari sebagian permukaan Bumi mendapat cahaya matahari.Berlangsung sejak matahari terbit hingga terbenam.
*Pada Malam hari sebagian permukaan Bumi tidak mendapat cahaya matahari.Terjadi saat matahari terbenam hingga terbit kembali.
  • Pasang Naik dan Pasang Surut
*Pasang adalah perubahan tinggi permukaan air pada suatu tempat yang terdapat air dalam jumlah besar.
*Pasang Naik terjadi jika air laut naik.
*Pasang Surut terjadi jika air laut turun.
*Pasang Naik dan Surut disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari
*Dalam satu hari terjadi dua kali pasang naik dan dua kali pasang surut.
*Kedua pasang itu terjadi dalam selang waktu kira-kira 12 Jam 25 menit

B. Perubahan Kenampakan pada Benda Langit 
         1. Kenampakan Bintang
    
      

    2. Kenampakan Matahari
*Matahari merupakan bola gas pijar yang memiliki suhu sangat tinggi.Permukaannya berupa lautan gas yang sangat panas.Matahari terdiri atas unsur hidrogen(69,5%),helium(28%),karbon,nitrogen,dan unsur-unsur lainnya.
*Matahari terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.
3)Kenampakan Bulan
*Bulan termasuk benda langit yang gelap karena mendapat cahaya dari matahari.
*Berikut ini benyuk bulan yang dapat dilihat dari hari ke hari:
a. Bulan tidak terlihat dari bumi karena posisi bulan terletak antara Matahari dan Bumi.Akibatnya malam hari menjadi gelap.Keadaan ini disebut Bulan matiatau    bulan baru.
b. Bulan melanjutkan perjalanannya mengelilingi bumi.Satu atau dua hari kemudian Bulan bergerak membentuk sudut pandang yang berbeda dari Bumi.Kita dapat melihat sebagian sebagian kecil sisi Bulan yang terkena matahari.Keadaan ini disebut Bulan Sabit.
c.Setelah hari ketujuh,kita dapat melihat separuh sisi Bulan yang terkena cahaya cahaya matahari.Keadaan ini disebut Bulan separuh
d.Setelah mendekati hari keempat belas,Bulan mem-
bentuk ¾ lingkaran.Keadaan ini disebut Bulan bungkuk.
e.Setelah genap melakukan per-jalanan selama 14 hari,Bulan sudah melakukan setengah perjalanannya mengelilingi Bumi.Pada keadaan ini,sisi yang terkena sinar Matahari menghadap ke bumi.Keadaan ini dinamakan Bulan penuh atau Bulan purnama.
f.Bulan kembali melanjutkan perjalanannya mengelilingi Bumi.Bentuk yang terjadi akan kembali seperti keadaan awalnya.

BUMI
  Rotasi bumi adalah berputarnya bumi pada porosnya, Sekali berotasi bumi membutuhkan waktu 24 jam.   Terjadinya siang dan malam akibat dari rotasi bumi, Jarak matahari ke bumi sekitar 150 juta kilometer. Bumi berotasi dengan arah gerakdari barat ke timur.Akibatnya matahari seolah terbit dari timur dan tenggelam di sebelah barat. Rotasi bumi menyebabkan air laut mengalami pasang naik sebanyak 2 kali sehari. Pasang naik air laut adalah keadaan permukaan air laut yang naik,  Pasang surut air laut adalah keadaan permukaan air laut yang turun, Penyebab terjadinya pasang surut air laut adalah gaya gravitasi bulan pada bumi. Pasang surut air laut dapat dikatagorikan menjadi 2 yaitu : Pasang Purnama dan Pasang Perbani.  Pasang Purnama terjadi ketika bumi,bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus.  Pasang Perbani terjadi  ketika bulan, bumi dan matahari membentuk sudut siku-siku.  Kala rotasi bulan sama dengan kala revolusinya yaitu 29,5 hari ( satu bulan )  Kesamaan antara kala rotasi bulan  dan kala revolusi bulan mengakibatkan permukaan  bulan yang menghadap ke bumi selalu sama. Bulan adalah satelit bumi, Rotasi bulan adalah perputaran bulan pada porosnya.  Revolusi bulan adalah perputaran bulan mengelilingi bumi.  Kenampakan bulan dilihat dari bumi seperti berubah bentuk karena pancaran sinar matahari ke berbagai arah, Fase-fase bulan adalah perubahan bentuk bulan.  Bulan merupakan satelit bumi.  Fase-fase bulan terdiri dari :

·         Bulan Baru : Pada hari Pertama Bulan berada diantara bumi  dan matahari dalam satu garis lurus ( bulan tidak tampak )
·         Bulan Sabit : Pada hari Keempat dan Keduapuluh lima Bulan berbentuk melengkung
·         Bulan Paruh : Pada hari Kedelapan dan Keduapuluh satu  Bulan berbentuk separuh lingkaran
·         Bulan Cembung : Pada hari kesebelas Tujuh Belas dan Bulan berbentuk menyerupai cakram
·         Bulan Penuh : Pada hari keempat belas Bulan berbentuk seperti lingkaran penuh. Disebut juga bulan purnama.

Bintang  adalah benda langit yang  dapat  memancarkan cahaya sendiri. Bintang merupakan bola padat yang terdiri dari gas hidrogen yang panasnya 3000-50.000 derajat celcius.  Bintang tampak kecil karena jaraknya jauh dari bumi.  Bintang tampak pada malam hari , sebenarnya siang juga tampak tetapi kalah kuat dengan cahaya matahari. Rasi Bintang adalah Letak bintang yang berdekatan dan membentuk pola tertentu.  Beberapa Rasi Bintang antara lain :
a.  Rasi Bintang Pari ( Layang-layang ) dapat di lihat diselatan . Dapat dijadikan arah mata
     angin  selatan
b.  Rasi Bintang Biduk ( Pedati  Sungsang ). Dapat digunakan menentukan arah Utara
c.  Rasi Bintang Kalajengking  ( Scorpio ). Dapat digunakan menentukan arah Tenggara
d. Rasi Bintang Waluku ( Orion ). Dijadikan sebagai petunjuk para petani untuk bercocok
      tanam


Rasi Bintang Biduk disebut juga Rasi Bintang Beruang Besar.  Bintang yang paling panas berwarna biru.  Bulan bukan termasuk bintang karena tidak memancarkan sinar.  Bintang yang paling terang  bila dilihat dari bumi adalah matahari