Minggu, 18 Oktober 2015

Energi Dan Kegunaanya

Sumber-sumber energi


SK:  Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaanya dalam kehidupan sehari hari.
KD: Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar kita serta sifat-sifatnya.

  • Sumber energi yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah panas,listrik,gerak.bunyi,cahaya.
  • Energi adalah tenaga.
  1. 1. Alat Penghasil Eenergi
Untuk dapat melakukan kegiatan,manusia memerlukan tenaga.Kita memperoleh energi dari makanan yang yang kita makan.Jika kekurangan energi maka kita tidak bisa melakukan kegiatan.
Contoh penghasil energi dari listrik:
  • Radio
  • Televise
  • Kulkas
  • Kipas angina
  • Lampu belajar
  1. 2. Sumber energi
a. Energi matahari (energi panas)
Pada siang hari matahari memancarkan cahaya.Cahaya matahari itu bersifat panas. Kegiatan di atas membuktikan bahwa matahari mengeluarkan energi panas. Oleh sebab itu,matahari di sebut sumber energi panas. Petani menjemur padi,sehingga padi kering,ditumbuk menjadi beras, dan dimasak menjadi nasi.Semua kehidupan di bumi  membutuhkan panas matahari,maka matahari di sebut sumber energi panas yang utama.


A.     Energi Panas di Sekitar Kita
Ketika berjemur pada pagi hari, apa yang kamu rasakan? Dari mana panas yang terasa olehmu?
Matahari merupakan sumber energi panas. Panas disebut juga kalor. Panas suatu benda dapat diukur dengan termometer. Pernahkah kamu sakit panas? Berapa derajat celcius suhu tubuhmu?
Panas merupakan bentuk energi yang dapat menaikkan atau menurunkan suhu benda. Apa lagi yang merupakan sumber energi panas, dan bagaimana sifat-sifat energi panas?

1.       Sumber Energi Panas
Energi panas dapat diperoleh dari berbagai sumber. Untuk memanaskan badanmu yang kedinginan, kamu dapat berjemur. Panas diperoleh dari matahari.
Bagaimana air panas di rumahmu diperoleh?
Air panas bisa diperoleh dengan cara memanaskannya di atas kompor. Sekarang ini memanaskan air dapat juga dengan menggunakan pemanas listrik “Dispenser”. Sumber energi panas dapat diperoleh dari matahari, api, listrik, juga dari gesekan. Banyak pekerjaan sehari-hari yang memanfaatkan energy panas dari matahari, api, dan listrik.


Matahari sebagai Sumber Energi Panas
Perhatikan Gambar berikut ini.

 








Tambak dan tumpukan garam Menjemur pakaian, mengeringkan padi, dan benda basah lainnya memanfaatkan panas dari matahari. Garam dibuat melalui penguapan air laut oleh sinar matahari. Di mana daerah penghasil garam?

Api sebagai Sumber Energi Listrik
Untuk menghangatkan badan pada malam hari, sejak zaman dahulu orang suka memanfaatkan panas dari api. Api digunakan pula untuk memasak makanan, mendidihkan air atau membakar logam untuk melelehkannya.
Dahulu, api diperoleh dengan cara membakar kayu kering atau ranting-ranting pohon. Sekarang api diperoleh dari gas dan minyak tanah yang merupakan hasil pengolahan minyak bumi.   

Sifat Energi Panas
Untuk mempelajari sifat energi panas, coba lakukan percobaan berikut ini.

1.       Sifat Energi Panas
Celupkan sendok logam ke dalam air panas, pegang ujungnya dan rasakan perubahan yang terjadi setelah beberapa saat. Apa yang
dapat kamu simpulkan tentang sifat energy panas dari percobaan ini?
Ujung tangkai sendok akan terasa panas walaupun tidak tercelup air
panas. Hal ini menunjukkan bahwa panas dapat pindah melalui sendok logam.
Beberapa alat dapur terbuat dari logam sehingga panas dari api mudah mengalir ke seluruh alat, dan bahan makanan pun menjadi matang. Pegangan alat-alat dapur untuk memasak dibuat dari bahan kayu atau plastik tahan panas.
Apa kegunaannya? Benda apa lagi yang menggunakan bahan tahan panas agar panas tidak sampai ke tangan kita?

A.     Energi Bunyi
Setiap hari kita mendengar berbagai bunyi, baik yang pelan, keras,
yang enak didengar maupun yang memekakkan telinga. Dari mana
sumber-sumber bunyi tersebut? Apa yang menyebabkan timbulnya
bunyi?
1.     Sumber Bunyi
Sumber bunyi yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari
contohnya alat musik seperti yang tertera pada gambar berikut ini.

2.     Sifat Energi Bunyi
Bunyi dapat terdengar jika ada sumber bunyi yang bergetar, telinga
yang dapat mendengar, dan benda yang menghantarkan bunyi ke telinga.
Bunyi dapat merambat melalui berbagai benda. Benda apa saja yang dapat menghantarkan bunyi dan bagaimana menguji rambatan bunyi pada benda itu?
a. Rambatan Bunyi Melalui Benda Padat
b. Rambatan Bunyi Melalui Benda Cair
c. Rambatan Bunyi Melalui Udara




b. Energi bunyi

Kentongan di buat berongga.Di dalam rongga kentongan dipukul,udara di dalamnya bergetar atau bergerak-gerak.Getaran udara yang bergerak di sebut angin.Jadi,angina adalah  sumber energi yang dapat menghasilkan bunyi.
Contoh lain adalah bel listrik


c.Energi cahaya

Di dalam senter terdapat baterai.Jika tombol senter di tekan,bolam menyala.nyala senter berupa cahaya.Cahaya senter berasal dari baterai.Oleh karena itu,baterai di sebut sumber energi cahaya.


d. Energi gerak

Air bergerak mengalir.Gerak air dapat menggerakan benda-benda yang terapung di atasnya.Kegiatanmu di atas membuktikan bahwa perahu kertas bergerak karena terdorong oleh gerakan air.oleh karena itu air disebut sumber energi gerak.
Contoh energi gerak adalah angina
Angin adalah udara bergerak.Baling-baling/kincir angin dapat bergerak berputerkarena trkena tekana air.


e.Energi listrik

Radio dapat berbunyi karena ada listrik.Listrik merupakan sumber energi

sumber 2

A.  Sumber energi
     Sumber energi berasal dari bahan bakar, baterai, listrik. Bahan bakar meliputi gas, bensin, minyak tanah, solar. Sumber energi digunakan untuk menghasilkan panas, bunyi, cahaya. Misalnya saja dalam panas kompor, setrika, dispenser. Dalam bunyi misalnya radio, televisi, jam beker. Dalam cahaya misalnya lampu, lilin, senter.

B.  Menggunakan Sumber Energi
Energi yang sering kita gunakan adalah energi listrik. Cara menggunakan listrik sangatlah mudah, cukup dihubungkan dengan sumber listrik yaitu stop kontak. Listrik digunakan untuk menhidupkan radio, televisi, lampu, setrika, mesin pompa air, dan lain-lain. Sumber energi yang juga digunakan adalah baterai karena baterai mudah dibawa ke segala tempat. Sumber energi lain yang digunakan adalah minyak tanah, gas, bensin, dan solar. Minyak tanah digunakan pada lampu sumbu dan kompor minyak tanah. Sumber energi yang paling banyak digunakan di  gunakan di jalan adalah bensin dan solar. Bensin dan solar mudah terbakar dan menghasilkan panas tinggi.
 Kita menggunakan sumber energi untuk berbagai tujuan.
      Energi digunakan untuk membuat alat bekerja. Alat yang bekerja akan menghasilkan panas, bunyi, cahaya.
1.    Menghasilkan panas 
Ada berbagai alat yang menghasilkan panas. Misalnya kompor, setrika, pemanggang roti, dan dispenser. Untuk menghasilkan panas, alat ini mengunakan sumber energi. Kompor menghasilkan panas untuk memasak. Jenis kompor menunjukkan jenis sumber energi yang digunakan. Kompor gas mendapatkan energi dari gas. Kompor minyak tanah mendapat energi dari minyak tanah. Kompor listrik mendapat energi dari listrik. Gas, minyak tanah, dan listrik adalah sumber energi.
Berbagai alat pemanas menggunakan energi listrik misalnya setrika, pemanggang roti, dan dispenser. Panas dari setrika digunakan untuk melicinkan pakaian. Pemanggang roti digunakan untuk memanggang roti. Dispenser digunakan untuk memanaskan dan mendinginkan air minum.
Alat yang menghasilkan panas antara lain kompor, setrika, pemanggang roti, dan dispenser.
2.    Menghasilkan Bunyi
Ada berbagai alat yang menghasilkan bunyi, misalnya radio mendapat energi dari listrik dan baterai. Jam beker dapat mengeluarkan bunyi, jam beker berbunyi saat menunjukkan waktu yang disetel. Televisi mengeluarkan bunyi dan cahaya. Kebanyakan televisi menggunakan energi listrik.Televisi membutuhkan energi lebih besar dari pada radio.
Alat yang menghasilkan bunyi antara lain radio, jam beker,dan televisi.
3.    Menghasilkan cahaya
Alat yang digunakan untuk menghasilkan cahaya adalah lilin dan lampu.lilin menyala terang jika sumbunya dibakar.sumber energi lilin berasal dari lilin itu sendiri lilin akan terbakar habis.

C. Menghemat Energi
Kita menggunakan sumber energi setiap hari. Sumber energi itu tdak digunakan secara gratis. Misalnya orang tuamu harus membayar listrik setiap bulan. Semakin besar energi listrik yang digunakan, semakin mahal biayanya. Oleh karena itu, kalian harus membantu orang tua, yaitu dengan menghemat penggunaan alat listrik. Misalnya tidak menghidupkan televise terus menerus.

D.    Keterampilan Proses dan Metode Pembelajaran
Ada berbagai macam keterampilan proses dalam pembelajaran IPA, diantaranya keterampilan meneliti, keterampilan berpikir, keterampilan mendengar, keterampilan bertanya, keterampilan menganalisis, keterampilan mengamati, keterampilan mengklasifikasikan dan sebagainya. Dalam pembelajaran IPA di kelas II dengan materi “Sumber Energi dan Kegunaannya” kami ingin memunculkan keterampilan proses berpikir pada anak, dengan begitu tentunya keterampilan proses yang lain secara tidak langsung juga akan tercapai, seperti keterampilan mengamati, keterampilan mendengar, keterampilan bertanya (akibat rasa keingintahuan anak dari proses berpikir sebelumnya), dan keterampilan menganalisis. Adapun berbagai macam metode yang bisa dipakai dalam pembelajaran ini, diantaranya: metode demonstrasi, metode diskusi, metode tanya jawab, dan metode ceramah.
Agar dapat mencapai keterampilan proses yang diinginkan dengan materi ‘Sumber Energi dan Kegunaannya’, kami menggunakan Strategi Pembelajaran Inkuiri, yakni suatu rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Diawal pembelajaran, kami mendemonstrasikan beberapa alat elektronik yang dikenal baik oleh anak, baik yang bersumber pada listrik (seperti: setrika, kipas angin) maupun pada baterai seperti (lampu senter), setelah itu mengadakan diskusi dan tanya jawab terkait pendalaman materi serta diakhir bisa menggunakan metode ceramah sebagai penguatan dan tak lupa pula diadakan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.

E.     Kesimpulan
1.      Sumber energi dirumah didapat dari listrik, baterai, gas, dan minyak tanah.
2.      Energy digunakan untuk menghasilkan panas, bunyi, dan cahaya.
3.      Contoh alat yang menghasilkan panas: kompor, setrika, dan dispenser.
4.      Sumber energi panas didapat dari listrik, gas, dan minyak tanah.
5.      Contoh alat yang menghasilkan bunyi: radio dan televise.
6.      Sumber energy bunyi didapat dari listrik dan baterai.
7.      Contoh alat yang menghasilkan cahaya: lilin, lampu sumbu, lampu listrik, dan senter.
8.      Sumber energi cahaya didapat dari listirk, minyak tanah, dan baterai.
9.      Sumber energi yang paling banyak digunakan dirumah adalah listrik.
10.  Penggunaan listrik cukup mudah dan tidak mengotori lingkungan.
11.  Sumber energi yang paling banyak digunakan dijalan adalah bensin dan solar.
12.  Kita harus menghemat energi untuk menghemat biaya.



Gaya

A.GAYA DAN GERAK BENDA

Hubungan antara Gaya dan Gerak. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Gaya dapat menimbulkan perubahan gerak atau perubahan kecepatan. Meja yang didorong dapat bergerak karena mendapat gaya dorong.  Jadi adanya gaya mempengaruhi gerak suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya gaya disebut dinamometer, satuannya adalah newton (N). Gaya dapat mempengaruhi keadaan suatu benda, antara lain gaya dapat menyebabkan :

  1. Benda diam menjadi bergerak. Misalnya saat mendorong mobil mogok, mendorong meja, menarik gerobak pasir, menendang bola, tarik tambang.
  2. Benda bergerak menjadi diam. Pada saat naik sepeda, ketika mengerem sepeda menjadi lambat dan akhirnya berhenti. Berarti gaya dapat menyebabkan benda bergerak menjadi diam
  3. Perubahan bentuk benda. Contoh pada saat terjadi tabrakan mobil, mobil bisa menjadi berubah bentuknya karena gaya yang diberikan pada benda melebihi kekuatan bahan benda yang bertabrakan. Contoh lain adalah saat menggunakan lilin mainan (plastisin).
  4. Perubahan arah gerak benda. Contoh pada saat pemain bola menyudul bola, bola berubah arah karena gaya yang diberikan pada bola.

Macam-macam Gaya

  1. Gaya pegas adalah gaya yang terjadi akibat tarikan atau dorongan terhadap benda yang elastis. 
  2. Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya aliran listrik. 
  3. Gaya Gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik bumi. Jika kita melempar benda ke atas maka kecepatan jatuh benda tersebut akan lebih cepat jika mendekati bumi karena pengaruh gaya gravitasi bumi.
  4. Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya tarikan magnet terhadap benda-benda yang terbuat dari logam.
  5. Gaya gesek adalah gaya yang terjadi akibat dua permukaan benda yang saling bergesekan. Semakin halus permukaan, semakin kecil gaya geseknya dan sebaliknya semakin kasar permukaan, gaya geseknya semakin besar.

Pembuktian bahwa gaya mempengaruhi gerak benda dapat kita lakukan melalui model jungkat-jungkit, katapel, dan traktor pegas.

1. Jungkat-jungkit
Jungkat-jungkit adalah sebuah permainan di mana papan panjang dan sempit berporos di tengah, sehingga di saat salah satu ujungnya bergerak naik maka ujung yang lain bergerak turun. Jungkat-jungkit mempunyai tiga bagian penting yaitu titik tumpu, kuasa, dan beban. Titik tumpu terletak di bagian tengah. Bagian tengah tersebut berada di antara beban dan kuasa. Beban terletak di ujung papan pengungkit. Beban dapat berupa benda atau orang yang akan diangkat. Adapun kuasa ialah gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Gaya ini terletak di ujung yang berlawanan dengan beban.

Gerak jungkat-jungkit dipengaruhi oleh:
- berat beban,
- berat kuasa,
- jarak beban ke titik tumpu, dan
- jarak kuasa ke titik tumpu.

Jungkat-jungkit akan imbang jika besarnya gaya pada kedua sisinya (beban dan kuasa) sama besar. Jadi agar seimbang, jungkat-jungkit tersebut diberikan tekanan dengan kekuatan yang sama. Apabila beban dan kuasa memiliki tekanan yang berbeda, misal beban memiliki tekanan yang lebih besar. Untuk membuat jungkat-jungkit dalam keadaan imbang dapat dilakukan dengan menggeser kedudukan kuasa menjauhi titik tumpu. Sebaliknya jika kuasa memiliki tekanan lebih besar, agar jungkat-jungkit dalam keadaan imbang dapat dilakukan dengan menggeser kedudukan beban menjauhi titik tumpu.

Benda mempunyai berat karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Dengan demikian, berat juga termasuk gaya. Besar beban dan kuasa pada jungkat-jungkit ditentukan oleh berat benda pada beban dan kuasa. Jungkat-jungkit memiliki kelebihan. Jungkat-jungkit dapat mengangkat beban menggunakan gaya (kuasa) yang lebih kecil dari berat beban. Penambahan jarak kuasa ke titik tumpu dapat memperkecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Dengan ungkapan lain, jungkat-jungkit dapat memperbesar gaya yang dilakukan pada kuasa.

2. Katapel
Katapel dapat digunakan untuk melontarkan batu. Sebuah katapel biasanya terbuat dari kayu dengan dua karet yang diikatkan kekedua sisinya. Menggunakan katapel juga sangat mudah tinggal isi dan pasang kerikil tarik dan lepas, semakin kuat dalam menarik maka akan semakin jauh kerikil ini akan terlontar. Perlu diperhatikan juga walaupun mudah memakainya kalau kurang hati-hati bisa melukai jempol tangan. 

Katapel dibuat dengan memanfaatkan sifat karet yang lentur. Saat menarik karet pentil, berarti kita memberikan gaya pada karet pentil. Akibatnya, karet pentil menjadi kencang. Jauhnya rentangan karet ketapel menunjukkan bahwa gaya yang kita berikan juga semakin besar. Hal tersebut dapat kita rasakan dari semakin kuatnya tegangan karet pada tangan kita. Agar kerikil dapat terlontar jauh, kita harus memberikan gaya yang besar. Gaya yang besar dapat timbul jika kita menarik ketapel kuat-kuat. Gaya tarik yang diperlukan akan semakin besar jika benda yang ditarik juga semakin besar. Sehingga dikatakan gaya tarik yang diperlukan sebanding dengan berat benda. 


Setelah tarikan dilepas (gaya dihilangkan), karet pentil kembali ke keadaan semula. Saat itu, karet pentil mempunyai gaya yang lebih besar dari gaya tarik. Gaya inilah yang menyebabkan batu kerikil terlontar dari bantalannya. Semakin jauh kita menarik karet pentil, semakin besar gaya yang kita berikan. Ini berarti semakin besar pula gaya yang dilakukan karet pentil pada batu. Akibatnya, batu akan terlontar semakin jauh. Gaya yang ditimbulkan karet katapel adalah gaya pegas. Disebut gaya pegas karena sifat karet seperti sifat pegas. Karet dan pegas mempunyai sifat yang sama, yaitu bersifat elastis (lentur). 


Selain katapel, peralatan lain yang memanfaatkan gaya pegas adalah busur panah. Saat ditarik, tali busur mendapatkan sebuah gaya. Ketika tarikan dilepaskan, anak panah akan melesat. Proses melesatnya anak panah sama dengan proses terlontarnya batu dari bantalan katapel. Semakin kencang kita menarik tali busur, maka semakin semakin besar dorongan terhadap anak panah. Sehingga anak panah melesat lebih  cepat, dan terlontar semakin jauh.

Hal ini menunjukkan bahwa gaya pegas dapat mengakibatkan benda bergerak. Besarnya gaya tarik pada karet dan tali busur memengaruhi kecepatan gerak benda. Semakin besar gaya tarik, semakin cepat batu dan anak panah bergerak. Dengan demikian, jarak yang ditempuh juga semakin jauh.


3. Traktor Pegas
Seperti katapel dan busur panah, traktor pegas juga bekerja menggunakan gaya pegas. Traktor pegas bergerak karena adanya gaya pegas. Traktor dapat bergerak karena ada gaya pada karet. Saat roda diputar ke arah belakang, karet akan tergulung pada bilah bambu. Akibatnya, karet menjadi kencang. Saat traktor dilepaskan, gulungan karet juga terlepas. Traktor bergerak maju bersamaan dengan terlepasnya gulungan karet. Gaya yang bekerja pada traktor adalah gaya pegas. Oleh sebab itu, traktor tersebut biasa disebut traktor pegas. Gaya pegas yang bekerja pada traktor dapat menyebabkan traktor bergerak maju. Traktor pun dapat berpindah dari tempatnya semula. Semakin lama kalian menggulung karet, semakin besar gaya pegasnya, semakin jauh pula traktor berjalan. Prinsip kerja traktor pegas juga berlaku pada mobil-mobilan pegas. Mobil-mobilan tersebut ditarik mundur kemudian dilepaskan sehingga bergerak maju.

Hubungan antara Gaya dan Energi

Dalam permainan jungkat-jungkit, seorang anak bergerak karena gaya berat anak lainnya. Dengan kata lain, gaya berat dapat membuat benda berpindah posisi. Saat gaya menyebabkan benda berpindah, dikatakan gaya melakukan kerja. Begitu pula ketika batu dilemparkan dengan ketapel, batu terlontar dari bantalanya, berarti pentil melakukan kerja terhadap batu.

Energi diartikan sebagai  kemampuan suatu benda dalam melakukan kerja. Jelaslah bahwa ada hubungan antara gaya dan energi. Dalam keseharian energi disebut tenaga. Energi yang dimiliki batu yang terlontar disebut energi gerak atau energi kinetik. Jadi semua benda yang bergerak memiliki energi kinetik, misal mobil melaju, orang berlari atau bola melambung.

Pada ketapel energi kinetik tidak hanya dimiliki oleh batu, karet pentil yang melemparkan batu juga memiliki energi. Pada saat ditarik karet pentil memiliki energi potensial. Energi potensial tersebut ditimbulkan oleh gaya pegas. Oleh sebab itu energi potensial karet disebut energi potensial pegas. Permainan jungkat-jungkit juga berhubungan dengan energi potensial. Saat anak berada di atas, ia memiliki energi potensial. Energi potensial anak itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Karenanya energi potensial anak tersebut dinamakan energi potensial gravitasi. Semua benda pada ketinggian memiliki energi potensial gravitasi. Misalnya mangga yang menggantung dan lampu yang tergantung.

Selain energi kinetik dan potensial, masih ada bentuk energi yang lain. Energi tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Energi panas, yaitu energi dalam bentuk panas. Energi panas juga disebut energi kalor. Energi panas berasal dari matahari, api, ataupun benda panas lainnya.
  2. Energi kimia, yaitu energi yang timbul akibat reaksi kimia. Contohnya, energi kimia di dalam tubuh kita. Energi tersebut berasal dari pembakaran bahan makanan. Kita menggunakannya untuk bergerak. Contoh lainnya adalah energi kimia dalam bahan bakar. Energi tersebut digunakan untuk menjalankan mesin. Contohnya, mobil, motor, dan pesawat terbang.
  3. Energi listrik, yaitu energi yang dimiliki arus listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan.  
  4. Energi bunyi, yaitu energi yang dimiliki oleh bunyi. Kita dapat membuktikan bahwa bunyi mempunyai energi. Saat mendengar bunyi sangat keras, telinga kita menjadi sakit. Bunyi pesawat jet yang terbang rendah dapat memecahkan kaca jendela.
  5. Energi cahaya, yaitu energi yang dimiliki cahaya. Contohnya, penggunaan laser untuk memotong logam. Laser juga digunakan untuk mengiris bagian tubuh yang akan dioperasi.
  6. Energi Nuklir, energi nuklir adalah energi yang terdapat pada inti atom.

B.Gaya Mempengaruhi Bentuk Benda


Gaya mengakibatkan adanya perubahan pada benda. Dengan kata lain, gaya dapat mempengaruhi suatu benda. Pengaruh gaya terhadap benda adalah sebagai berikut.
  1. Gaya dapat menggerakkan benda diam.
  2. Gaya dapat membuat benda bergerak menjadi diam.
  3. Gaya dapat mengubah kecepatan gerak benda.
  4. Gaya dapat mengubah arah gerak benda.
  5. Gaya dapat mengubah bentuk benda.
  6. Gaya dapat mempengaruhi keadaan benda di dalam air.
1.      Gaya Menggerakkan Benda Diam
Benda diam akan bergerak jika diberi gaya. Contohnya, bola akan melambung ke udara jika kita tendang. Lemari akan bergeser jika kita dorong. Sepeda akan berjalan jika kita kayuh. Batu akan bergerak jika kita lempar. Masih banyak contoh lain yang membuktikan bahwa gaya dapat menggerakkan benda diam. Apakah kamu bisa memberikan contoh yang lain?
2.      Gaya Membuat Benda Bergerak Menjadi Diam
Contoh benda yang bergerak adalah sepeda yang dikayuh, sepeda motor yang sedang bergerak, kelereng yang menggelinding dan sebagainya. Benda yang bergerak tersebut dapat berhenti atau diam jika diberi gaya. Sepeda yang bergerak akan berhenti jika direm. Sepeda motor yang sedang bergerak akan berhenti jika direm. Kelereng yang menggelinding akan berhenti jika kita tahan dengan tangan atau kaki. Mengerem sepeda dan sepeda motor termasuk bentuk gaya. Begitu pula dengan menahan kelereng dengan tangan juga termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, gaya dapat membuat benda bergerak menjadi diam.

3.      Gaya Mengubah Kecepatan Gerak Benda
Perhatikan mobil yang sedang bergerak! Jika kamu amati, kecepatan mobil tersebut tidak akan sama. Kamu bisa melihatnya pada spidometer. Gerak mobil terkadang cepat dan terkadang lambat. Apakah yang menyebabkan kecepatan mobil tersebut berubah-ubah?
Ketika jalan lengang, pengemudi akan menginjak gasnya. Akibatnya, mobil akan melaju kencang. Namun, ketika ada mobil yang lain di depannya, pengemudi akan menginjak rem. Akibatnya, laju mobil akan melambat. Injakan gas dan injakan rem termasuk bentuk gaya. Oleh karena itu, gaya dapat mempengaruhi kecepatan gerak benda.

4.      Gaya Mengubah Arah Gerak Benda
Coba kamu perhatikan gambar di samping! Sepeda tidak hanya dapat berjalan lurus. Sepeda dapat kita belokkan ke arah yang dibutuhkan. Jika ingin mengubah arah sepeda, kita cukup membelokkan setangnya. Hasilnya, arah sepeda akan berubah.
Begitu juga dengan orang yang bermain bola. Bola tidak hanya bergerak ke satu arah. Bola dapat bergerak ke segala arah. Namun, arah gerak bola tidak dapat berubah dengan sendirinya. Arah gerak bola harus diubah oleh pemain bola. Caranya dengan menyundul atau menendang bola.
Membelokkan arah sepeda dan bola termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, gaya dapat mengubah arah gerak benda. Dapatkah kamu memberikan contoh yang lain?

5.      Gaya Dapat Mengubah Bentuk Benda
Gaya dapat mengubah bentuk suatu benda. Coba kamu amati karet gelang! Bagaimana bentuknya? Lalu tariklah karet gelang itu! Apa yang terjadi? Karet gelang yang semula berbentuk lingkaran berubah bentuk ketika ditarik.
Pernahkah kamu melihat orang yang sedang memahat kayu? Kayu yang semula berbentuk gelendong bisa diubah menjadi berbagai bentuk. Ada yang menjadi meja, kursi, mobil-mobilan, patung, dan sebagainya. Tarikan pada karet gelang dan pahatan pada kayu termasuk bentuk gaya. Dengan demikian, terbukti bahwa gaya dapat mengubah bentuk benda.
6.      Gaya Dapat Mempengaruhi Keadaan Benda di Dalam Air
Mengapa perahu dapat terapung di air? Mengapa ketika melompat ke dalam kolam renang kita akan muncul lagi ke permukaan? Mengapa batu akan tenggelam jika dilemparkan ke dalam air?
Di dalam air terdapat suatu gaya yang disebut gaya tekan ke atas. Gaya ini menyebabkan benda bisa mengapung di permukaan. Benda yang masuk ke dalam air akan dikenai gaya tekan ke atas, sehingga benda muncul kembali ke permukaan. Itulah sebabnya, ketika berenang kita tidak akan ke dasar kolam, melainkan berada di permukaan air.

Namun, gaya tekan ke atas dipengaruhi oleh luas permukaan benda. Benda yang permukaannya lebar mendapat banyak gaya tekan ke atas. Akibatnya, benda itu akan mengapung di permukaan. Benda yang permukaannya sempit mendapat sedikit gaya tekan ke atas. Akibatnya, benda itu akan tenggelam. Inilah penyebab batu tenggelam ketika dilempar ke dalam air. Hal ini karena batu memiliki luas permukaan yang kecil. Keadaan benda di dalam air dipengaruhi oleh gaya tekan ke atas dan berat benda.

  • Jika gaya tekan ke atas lebih besar dari berat benda, maka benda akan terapung.
  • Jika gaya tekan ke atas sama dengan berat benda, maka benda akan melayang.
  • Jika gaya tekan ke atas lebih kecil dari berat benda, maka benda akan tenggelam.

Jumat, 16 Oktober 2015

Benda

Wujud, Sifat dan Kegunaan Benda
A. Wujud dan Sifat Benda
1. Benda Padat
a. Bentuknya tetap
Jika kita mengambil sebuah buku atau pensil dari atas meja kemudian kita pindahkan ke dalam sebuah tas, bagaimana bentuk buku atau pensil tersebut? Apakah berubah bentuknya? Coba kamu masukkan ke tempat yang lainnya, misalnya lemari atau kantong plastik! Buku dan pensil tidak akan berubah bentuk jika kita pindahkan dari suatu tempat ke tempat yang lain.
b. Benda padat dapat berubah bentuknya
Benda padat dapat berubah bentuknya dengan cara tertentu, perhatikan gambar berikut ini! Benda-benda yang kita gunakan sehari-hari bentuknya sudah berubah dari bentuk aslinya, misalnya baju. Bentuk semula adalah sehelai kain, kemudian dipotong dan dijahit sehingga berubah bentuk menjadi sebuah baju. Perhatikanlah benda lainnya yang ada di sekitarmu! Bagaimana benda tersebut dapat berubah bentuk dari bentuk aslinya? Untuk dapat mengubah benda padat menjadi bentuk lain, benda tersebut harus mendapat perlakuan tertentu, misalnya ditekan, dipahat, dipotong, diraut, dibor, digergaji, diamplas, dan sebagainya.

2. Benda Cair
a. Bentuknya dapat berubah sesuai dengan wadahnya
Jika kita menuangkan air ke dalam gelas maka bentuk air seperti gelas. Tetapi jika menuangkan air ke dalam mangkok maka bentuknya seperti mangkok, dan jika kita menuangkan air ke dalam botol maka bentuk air seperti botol. Peristiwa tersebut membuktikan bahwa bentuk benda cair dapat berubah sesuai dengan tempatnya.
b. Benda cair menempati ruang dan mempunyai massa
Coba kalian tuangkan air ke dalam gelas sampai penuh dan airnya tumpah keluar gelas. Air yang tumpah membuktikan bahwa seluruh ruangan gelas sudah terisi oleh air. Air mempunyai massa hal ini dibuktikan jika kita mengangkat gelas kosong terasa akan lebih ringan dibandingkan jika kita mengangkat gelas yang berisi air.
c. Permukaan benda cair yang tenang selalu datar
Dalam keadaan tenang, permukaan air selalu datar. Akan tetapi, jika mendapat usikan permukaan air tidak lagi datar. Sifat ini dapat dimanfaat oleh tukang bangunan misalnya untuk mengetahui kedataran lantai pada saat pemasangan ubin. Alat yang digunakan untuk mengukur ke dataran lantai disebut waterpas.
d. Benda cair mengalir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah
Air di sungai mengalir mulai dari hulu sampai ke hilir. Hulu sungai berada di pegunungan sementara hilir berada di muara, biasanya berakhir di laut. Hal ini membuktikan bahwa air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Coba perhatikan air terjun!
Bagaimana aliran airnya? Pada saat hujan, kamu juga dapat melihat bahwa air hujan jatuh ke genteng kemudian mengalir melalui talang dan jatuh ke tanah. Pada saat sekarang, air juga dapat mengalir dari tempat rendah ke tempat tinggi. Contohnya air dari dalam tanah ditampung di dalam bak penampungan yang disimpan di atas rumah. Alat untuk mengalirkan air dari tempat rendah ke tempat tinggi disebut pompa air. Dari bak penampungan air bisa mengalir sesuai dengan sifat
alamiahnya.
e. Benda cair dapat melarutkan zat tertentu
Gula pasir larut dalam air teh sehingga rasa air teh menjadi manis. Air dapat melarutkan zat atau bahan tertentu sehingga air disebut zat pelarut. Air dan zat yang terlarut di dalamnya disebut larutan. Contohnya larutan gula artinya
air yang di dalamnya terdapat gula seperti pada teh manis.
3. Benda Gas
benda gas yang disebut udara. Benda gas meskipun kita tidak dapat melihat wujudnya kita dapat merasakannya. Kita dapat menghirup dan merasakan udara, contohnya, ketika kita meggunakan kipas, badan kita terasa ada tiupan udara. Angin merupakan udara yang bergerak. Selain udara ini terdapat di mana-mana, udara juga menempati ruang. Ambillah sebuah botol, apakah botol tersebut kosong? Botol tidak kosong tetapi berisi udara hal ini dibuktikan jika kita memasukkan botol ke dalam air dengan mulut botol dimasukkan terlebih dahulu maka air tidak dapat masuk ke dalam botol. Udara juga mempunyai berat, balon kempis dan balon berisi udara jika kita timbang maka balon berisi udara akan lebih berat.
B. Perubahan Wujud Benda
1. Perubahan Wujud Benda Padat
Biasanya perubahan wujud benda padat disebabkan oleh pengaruh suhu. Perhatikan, jika kita menyalakan lilin maka lilin akan terbakar dan meleleh menjadi cair. Demikian juga jika kita masak menggunakan mentega, mentega yang bentuknya padat jika dipanaskan akan melelh menjadi encer. Jika kita makan es krim, dalam waktu yang tidak lama es
akan mencair. Peristiwa melelehnya lilin, margarin, ataupun es krim merupakan contoh perubahan wujud benda dari padat menjadi cair. Peristiwa ini disebut mencair.
2. Perubahan Wujud Benda Cair
Jika kita mengamati air yang sedang dimasak dan tidak diangkat meskipun sudah mendidih, lama kelamaan air itu akan berkurang dan mungkin bisa sampai habis. Ke manakah air tersebut? Air tersebut bukan hilang, tetapi berubah wujud dari cair ke uap atau gas. Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas disebut menguap. Sekarang coba kamu perhatikan saat kamu memasukkan sekantong air ke dalam freezer (lemari pembeku)! Air di dalam kantong yang
bentuknya cair akan berubah menjadi es batu yang bentuknya padat. Perubahan wujud benda dari cair menjadi padat disebut membeku. Perubahan wujud dari cair ke padat dapat juga kita lihat pada saat kita membuat agar-agar. Pada saat panas agar-agar berbentuk cair tetapi setealah dingin agar-agar berbentuk padat.
3. Perubahan Wujud Benda Gas
Benda gas dapat berubah wujud karena adanya pengaruh suhu. Air tersebut berasal dari uap air yang berubah menjadi air. Peristiwa perubahan wujud benda dari gas menjadi cair disebut mengembun. Dapatkah benda gas berubah wujud menjadi padat? Jika kita pernah berkunjung ke kawah gas belerang maka pada dinding-dinding kawah dapat kita lihat gas-gas belerang yang telah berubah menjadi kristal-kristal belerang. Hal ini menunjukkan bahwa benda gas berubah wujud menjadi benda padat. Peristiwa perubahan wujud benda dari gas menjadi padat disebut menghablur.
C. Hubungan Sifat Bahan dan Kegunaannya
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memanfaatkan bahan yang ada di alam dengan mempertimbangkan sifat-sifat bahan yang akan dimanfaatkan. Hal ini dimaksudkan agar barang yang dihasilkan bermanfaat
dan tahan lama dalam penggunaanya. Contohnya, jas hujan dibuat dari bahan plastik karena plastik tahan air, sedangkan handuk dibuat dari bahan kain kaos karena dapat menyerap air. Bahan-bahan yang ada di sekitar kita mempunyai sifat yang berbedabeda. Kita harus memilih bahan yang cocok untuk tujuan tertentu. Baju
yang terbuat dari katun atau kaos cocok dipakai pada cuaca panas. Baju yang terbuat dari wol cocok untuk cuaca yang dingin. Sementara itu, baju besi atau baja dapat digunakan pada saat berperang yang berfungsi sebagai pelindung dari serangan musuh. Coba perhatikan, mengapa ban mobil, sepeda, atau motor terbuat dari karet? Karena karet bersifat lentur sehingga kita akan merasa nyaman saat mengendarainya. Coba bayangkan kalau ban terbuat dari besi! Benda-benda yang dipakai untuk peralatan memasak biasanya menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari bahan yang tahan api misalnya logam, tanah liat yang dibakar, dan asbes. Bahan yang memiliki sifat kuat dan keras dapat digunakan untuk menahan beban yang berat. Contohnya besi, semen, batu digunakan untuk membuat fondasi rumah. Bahan yang terbuat dari kaca misalnya jendela bersifat tembus pandang. Dengan adanya jendela kaca, cahaya matahari bisa masuk. Selain itu kita juga dapat melihat keadaan di balik benda tersebut. Kaca digunakan juga untuk stoples, gelas, kaca mobil. Dalam kenyataannya, dapat saja sebuah benda terbuat dari perpaduan berbagai macam bahan dengan tujuan menghasilkan kualitas yang terbaik. Contohnya rumah, mobil, sepeda motor, sepatu, sandal, dan sebagainya. Pada sebuah sepatu alasnya terbuat dari karet, bagian luarnya dari kain berpori supaya udara dapat keluar, dan bagian dalamnya terbuat dari katun supaya dapat menyerap keringat.




Makhluk Hidup dan Lingkungannya

  1. Hubungan Antar Makhluk Hidup
Hubungan antarmakhluk hidup sangatlah penting. Setiap makhluk hidup bergantung dengan makhluk hidup lain. Semua makhluk hidup saling membutuhkan. Hubungan erat yang khas antara dua jenis makhluk hidup bersama disebut simbiosis.
a)      Simbiosis Mutualisme
Yaittu hubungan yang menguntungkan kedua belah pihak.
Contohnya hubungan kerbau dengan burung jalak memberi keuntungan kedua belah pihak. Burung beruntung karena dapat memakan kutu dan lalat yang ada ditubuh kerbau. Kerbau beruntung karena terbebas dari gangguan kutu dsan lalat.
kerbau-jalak
b)      Simbiosis Komensalisme
Yaitu hubungan yang menguntungkan satu pihak, sedangkan pihak lain tidak diuntungkan atau dirugikan. Contohnya ikan hiu dengan ikan remora terjadi dilaut. Makanan hiu adalah hewan laut lain. Nah ikan remora memakan sisa makanan ikan hiu yang jatuh, jadi ikan remora beruntung karena mendapat makanan, dan ikan hiu pun tidak mengalami kerugian.
ucfamjm0
c)      Simbiosis Parasitisme
Yaitu hubungan yang menguntungkan satu pihak saja. Contohnya kutu yang hidup ditubuh hewan lain dan bunga raflesia yang hidup ditumbuhan inangnya, benalu pun termasuk.
rafflesia-arnoldi  Benalu batu atau Pulohi Wasu
2. Hubungan Makhluk Hidup dalam Ekosistem
Ekosistem adalah tempat berlangsungnya hubungan saling keter gantungan antar makhluk hidup.
a)      Ekosistem hutan
Merupakan ekosistem terbesar didarat. Anggota ekosistem hutan sangat beragam dan banyak sekali.  Ada pohon, hewan dan lain sebagainya.
banteng-dan-hewan-lainnya
b)      Ekosistem sawah
Sawah merupakan ekosistem buatan manusia. Anggota ekosistem sawah tidaklah terlalu banyak. Anggota ekosistem yang utama padi setelah itu rumput, belalang, burung, tanah dan air.
antarafoto-1316943911-  mangsa labah-labah
c)      Ekosistem kolam hias
Kolam hias merupakan ekosistem buatan manusia, anggota ekosistem kolam hias adalh ikan hias, ikan mas, air, enceng gondok.
kolam8  desain-kolam-ikan-koi  kolam koi
d)      Ekosistem kebun
Kebun merupakan ekosistem buatan. Anggota ekosistem kebun lebih banyak daripada ekosistem sawah. Anggota ekosistem kebun antara lain, pohon pisang, rambutan, kadal, kupu-kupu, ayam, kucing dan lain sebagainya.
1349682649-butterfly-garden-promoting-ecosystem-protection-opens-in-pangasinan_1509327  
3. Rantai makanan
Rantai makanan merupakan perjalanan makan dan dimakan dengan urutan tertentu antar makhluk hidup.
rantai-makanan2  food_web