Senin, 19 Oktober 2015

Perubahan Kenampakan Bumi dan Benda Langit


A. Perubahan Kenampakan Bumi                                                          
  • Siang dan Malam
*Pada Siang hari sebagian permukaan Bumi mendapat cahaya matahari.Berlangsung sejak matahari terbit hingga terbenam.
*Pada Malam hari sebagian permukaan Bumi tidak mendapat cahaya matahari.Terjadi saat matahari terbenam hingga terbit kembali.
  • Pasang Naik dan Pasang Surut
*Pasang adalah perubahan tinggi permukaan air pada suatu tempat yang terdapat air dalam jumlah besar.
*Pasang Naik terjadi jika air laut naik.
*Pasang Surut terjadi jika air laut turun.
*Pasang Naik dan Surut disebabkan oleh gaya tarik bulan dan matahari
*Dalam satu hari terjadi dua kali pasang naik dan dua kali pasang surut.
*Kedua pasang itu terjadi dalam selang waktu kira-kira 12 Jam 25 menit

B. Perubahan Kenampakan pada Benda Langit 
         1. Kenampakan Bintang
    
      

    2. Kenampakan Matahari
*Matahari merupakan bola gas pijar yang memiliki suhu sangat tinggi.Permukaannya berupa lautan gas yang sangat panas.Matahari terdiri atas unsur hidrogen(69,5%),helium(28%),karbon,nitrogen,dan unsur-unsur lainnya.
*Matahari terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.
3)Kenampakan Bulan
*Bulan termasuk benda langit yang gelap karena mendapat cahaya dari matahari.
*Berikut ini benyuk bulan yang dapat dilihat dari hari ke hari:
a. Bulan tidak terlihat dari bumi karena posisi bulan terletak antara Matahari dan Bumi.Akibatnya malam hari menjadi gelap.Keadaan ini disebut Bulan matiatau    bulan baru.
b. Bulan melanjutkan perjalanannya mengelilingi bumi.Satu atau dua hari kemudian Bulan bergerak membentuk sudut pandang yang berbeda dari Bumi.Kita dapat melihat sebagian sebagian kecil sisi Bulan yang terkena matahari.Keadaan ini disebut Bulan Sabit.
c.Setelah hari ketujuh,kita dapat melihat separuh sisi Bulan yang terkena cahaya cahaya matahari.Keadaan ini disebut Bulan separuh
d.Setelah mendekati hari keempat belas,Bulan mem-
bentuk ¾ lingkaran.Keadaan ini disebut Bulan bungkuk.
e.Setelah genap melakukan per-jalanan selama 14 hari,Bulan sudah melakukan setengah perjalanannya mengelilingi Bumi.Pada keadaan ini,sisi yang terkena sinar Matahari menghadap ke bumi.Keadaan ini dinamakan Bulan penuh atau Bulan purnama.
f.Bulan kembali melanjutkan perjalanannya mengelilingi Bumi.Bentuk yang terjadi akan kembali seperti keadaan awalnya.

BUMI
  Rotasi bumi adalah berputarnya bumi pada porosnya, Sekali berotasi bumi membutuhkan waktu 24 jam.   Terjadinya siang dan malam akibat dari rotasi bumi, Jarak matahari ke bumi sekitar 150 juta kilometer. Bumi berotasi dengan arah gerakdari barat ke timur.Akibatnya matahari seolah terbit dari timur dan tenggelam di sebelah barat. Rotasi bumi menyebabkan air laut mengalami pasang naik sebanyak 2 kali sehari. Pasang naik air laut adalah keadaan permukaan air laut yang naik,  Pasang surut air laut adalah keadaan permukaan air laut yang turun, Penyebab terjadinya pasang surut air laut adalah gaya gravitasi bulan pada bumi. Pasang surut air laut dapat dikatagorikan menjadi 2 yaitu : Pasang Purnama dan Pasang Perbani.  Pasang Purnama terjadi ketika bumi,bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus.  Pasang Perbani terjadi  ketika bulan, bumi dan matahari membentuk sudut siku-siku.  Kala rotasi bulan sama dengan kala revolusinya yaitu 29,5 hari ( satu bulan )  Kesamaan antara kala rotasi bulan  dan kala revolusi bulan mengakibatkan permukaan  bulan yang menghadap ke bumi selalu sama. Bulan adalah satelit bumi, Rotasi bulan adalah perputaran bulan pada porosnya.  Revolusi bulan adalah perputaran bulan mengelilingi bumi.  Kenampakan bulan dilihat dari bumi seperti berubah bentuk karena pancaran sinar matahari ke berbagai arah, Fase-fase bulan adalah perubahan bentuk bulan.  Bulan merupakan satelit bumi.  Fase-fase bulan terdiri dari :

·         Bulan Baru : Pada hari Pertama Bulan berada diantara bumi  dan matahari dalam satu garis lurus ( bulan tidak tampak )
·         Bulan Sabit : Pada hari Keempat dan Keduapuluh lima Bulan berbentuk melengkung
·         Bulan Paruh : Pada hari Kedelapan dan Keduapuluh satu  Bulan berbentuk separuh lingkaran
·         Bulan Cembung : Pada hari kesebelas Tujuh Belas dan Bulan berbentuk menyerupai cakram
·         Bulan Penuh : Pada hari keempat belas Bulan berbentuk seperti lingkaran penuh. Disebut juga bulan purnama.

Bintang  adalah benda langit yang  dapat  memancarkan cahaya sendiri. Bintang merupakan bola padat yang terdiri dari gas hidrogen yang panasnya 3000-50.000 derajat celcius.  Bintang tampak kecil karena jaraknya jauh dari bumi.  Bintang tampak pada malam hari , sebenarnya siang juga tampak tetapi kalah kuat dengan cahaya matahari. Rasi Bintang adalah Letak bintang yang berdekatan dan membentuk pola tertentu.  Beberapa Rasi Bintang antara lain :
a.  Rasi Bintang Pari ( Layang-layang ) dapat di lihat diselatan . Dapat dijadikan arah mata
     angin  selatan
b.  Rasi Bintang Biduk ( Pedati  Sungsang ). Dapat digunakan menentukan arah Utara
c.  Rasi Bintang Kalajengking  ( Scorpio ). Dapat digunakan menentukan arah Tenggara
d. Rasi Bintang Waluku ( Orion ). Dijadikan sebagai petunjuk para petani untuk bercocok
      tanam


Rasi Bintang Biduk disebut juga Rasi Bintang Beruang Besar.  Bintang yang paling panas berwarna biru.  Bulan bukan termasuk bintang karena tidak memancarkan sinar.  Bintang yang paling terang  bila dilihat dari bumi adalah matahari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar